Rabu, 07 Desember 2011

Menaggapi Hal Tulisan Zulkarnain El-madury: Kupas Tuntas Soal Roh Allah/Kudus dalam Alkitab-2



Allah kekal
ZEM:  Tentang Roh Allah terdapat ratusan dalam alkitab, mulai dari perjanjian baru sampai perjanjian lama.Diantaranya terdapat dalam; Kej. 1:2, Kej. 41:38, Kel.31:3,31, Bil. 24:2, dan masih banyak lagi terpampang dengan jelas menyebut Roh Allah. Hanya saja masalahnya tidak seperti gambaranpaganis, bahwa Roh Allah identik dengan Allah, sebuah renungan yang salah yang berbasis pada kesimpulan doktrin.

ROH Allah dalam kejadian itu adalah ALLAH sendiri, dan bagaimana untuk mengenal itu adalah ALAH SENDIRI, diperlukan IMAN. Allah tidak kelihatan, namun IMAN adalah percaya namun tidak harus melihat.  Jelas dikatakan bahwa ALLAH adalah ROH, sehingga untuk measuk kedimensi ROH perlu iman. Tentunya sebuah keyakinan yang ditanamkan melalui DOKTRINASI, namun doktrinasi itu menjadi tidak penting disaat seorang itu telah MENGALAMI SENDIRI ARTI  BERIMAN. Doktrin yang ditanamkan adalah suatu hal yang sangat penting agar tidak lari dari PATTERN berTUHAN. Agar supaya jangan SESUKA HATI MENCAMPURKAN TUHAN DENGAN tuhan-tuhan lain. AGAR MENGENAL DENGAN BENAR DAN TEPAT DALAM HIDUP ROHANI GEREJA SESUAI FIRMAN TUHAN.

ZEM: Bila mau cerdas, tidak seharusnya menetapkan kaidah Roh dengan konsep tritunggal. Tetapi perlu menggunakan perangkat lembut yang disebut akal, guna upaya menemukan seberkas harapan kebenaran jawaban, bukan pakewoh dan terbawa illusi doktrin mania yang berkepanjangan. Itu sih namanya fanatic buta, akalnya menjadi tak berguna karena menjadi backing dari sesuatu yang sebenarnya sangat transparan.

Tanggapan: anda merasa lebih cerdas, tapi anda tidak dapat menunjukkan kecerdasan anda. Anda mengatakan kaidah Roh dengan konsep Tritunggal, padahal itu sebuah kesimpulan dari PROGRES HIDUP BERTUHAN orang-orang PERCAYA. Ngertikan artinya Progress. Ini merupakan MANIFESTASI ORANG-ORANG BERIMAN dalam MENGALAMI TUHAN dan MENYAKSIKAN TUHAN, bahwa SECARA ROHANI TUHAN bekerja dan anda mengatakan itu ILUSI DOKTRIN MANIA, siapakah ANDA, siapakah TUHAN anda? PERTANYAAN BUAT ANDA, BAGAIMANA ANDA DAPAT MENJAMIN KALAU ANDA SEMBAHYANG SAMPAI KEPADA TUHAN YANG BENAR? TOLONG BUKTIKAN.

Namun didalam kekeristennan jelas dikatakan Roh Penolong = Roh Kudus, yang selalu menjamin hubungan MANUSIA dengan TUHAN didalam Yesus. Apa perangkat agama dan keyakinan anda sehingga ada jaminan anda menyembah Tuhan yang benar katakatanlah Tuhan yang benama Allah itu?

ZEM:  Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian danpengetahuan, dalam segala macam pekerjaan, Kel. 31.1-3 dari translet bahasa “xwr ruwach” atau yunani:” pneuma” artinya cukup banyak: Spirit or spirit 232, wind 92, breath 27, side 6, mind 5, blast 4, vain 2, air 1, anger 1, cool 1, courage 1, misc 6(Roh atau roh, angin, napas, samping, pikiran, dst.).
Tanggapan: Jelas bukan bahwa saat itu Tuhan itu adalah Tuhan yang luaran, Tuhan hadir dengan caraNYA kepada siapa saja dan membuat orang itu pintar dan memilki kemampuan. Dalam hal ini HARUS DIKETAHUI BAHWA TUHAN ITU DAPAT MENJADI APA SAJA DAN DAPAT MENYURUH SIAPA SAJA. Tuhan adalah sumber segala HIKMAT , kepintaran, tentunya dalam ARTI POSITIP dan dengan  maksud tertentu.
Contoh Tuhan menyuruh dan memakai BILEAM sang ahli nuzum (dukun), untuk menyampaikan KEHEBATAN BANGSA ISRAEL KEPADA RAJA MOAB, baca Bilangan 22.

ZEM: Didalam kata lain alkita menyebutkan: Lalu berkatalah Musa kepada TUHAN: “Biarlah TUHAN,Allah dari roh segala makhlukmengangkat atas umat ini seorang yang mengepalai mereka waktu keluar dan masuk, dan membawa mereka keluar dan masuk, supaya umat TUHAN jangan hendaknya seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala.(bil. 27:15-17). Distu juga menggunakan kata: “xwr ruwach”. Artinya sama.

Tanggapan: Baca dengan benar Kitab Bilangan itu, disana ARTI ROH BUKAN ROH dalam arti ROHANI, tetapi nyawa. Tuhan segala mahluk yang bernyawa. Bilangan itu berisikan perjalanan bangsa Israel dan banyak penyimpangan dan banyak nyawa melayang.

ZEM- Maka Ayub melanjutkan uraiannya: “Demi Allah yang hidup, yang tidak memberi keadilan kepadaku, dan demi Yang Mahakuasa, yang memedihkan hatiku, selama nafasku masih ada padaku, dan “roh Allah ” masih di dalam lubang hidungku, maka bibirku sungguh-sungguh tidak akan mengucapkan kecurangan, dan lidahku tidak akan melahirkan tipu daya. (Ayub:27:1-4).
Tanggapan: Ya benar disana Ruwach adalah nyawa bukan rohani, dan coba perhatikan ayat dibawah ini the breath of God dan bukan spirit of God. Artinya apa?
“[As] God lives, [who] has taken away my justice, And the Almighty, [who] has made my soul bitter, As long as my breath [is] in me, And the breath of God in my nostrils,
Artinya disana bukan ROH ALLAH, anda keliru, tetapi nyawa yang bersumber dari ALLAH, karena Allah roh segala mahluk ==the same meaning bro. yaitu nyawa, masih bernafas masih bernyawa.

ZEM: Silahkan lihat vocabulary aalkitab, tetap menggunakan kata “xwr ruwach”, lalu haruskah dipalingkan pengertiannya pada makna lain yang tidak sejalan dengan kaukus ruwach, dengan menyamakan kedudukan kata ruwach itu allah. Allah itu ruwach. Kalau makna itu itu diambil sebagai dalil penetapan Roh allah itu Allah, justru mengaburkan kedudukan Tuhan (YHWH) itu sendiri. KarenaYHWH adalah roh, maka otomatis semua unsur roh dimuka bumi itu adalah YHWH, bukankah ini paganis namanya ?. Jadi tidak tepat kalau menyamakan Roh dengan Allah. Tentu perlu corak lain dan makna lain sehingga tidak mendatangkan bencana pemahaman. Untuk secara aksiomatis, mungkin masih perlu koneksi lain, guna menentapkan kedudukan Roh itu Allah. Tetapi dalam perkara alkitab, aksioma itu harus merujuk pada kenyataan bahwa roh Allah bukanlah Allah, artinya : Allah dari roh segala makhluk, bukan Allah itu sendiri.

TAnggapan: anda yang bingung jangan ngajak orang binggu dong. Saya memaklumi hal yang bapak bingungkan karena bapak tidak melihat secara keseluruhan arti roh dan roh.
ZEM-Bisa diperhatikan ayat dari 1 Samuel ketika bicara Saul: Saul baru saja datang dari padang dengan berjalan di belakang lembunya, dan ia bertanya: “Ada apa dengan orang-orang itu, sehingga mereka menangis?” Mereka menceritakan kepadanya kabar orang-orang Yabesh itu. Ketika Saul mendengar kabar itu, maka berkuasalah Roh Allah atas dia, dan menyala-nyalalah amarahnya dengan sangat.(1Samuel 11:5:6). Kata “xwr ruwach”, pada ayat tersebut menguasai/memenuhi Saul, kemudian oleh sebab Roh Allah, kemarahan Saul memuncak. Maka apakah sifatnya Roh Allah itu pengganggu, membuat orang tidak sadar, atau kesurupan seperti kemasukan Jin saja. Tidak pantaslah kemudian menyamakan Roh itu Allah sebagaimana Ucapan yohanes. Hanya Yohanes saja yang berani menulis perkatan Roh itu Allah. Bila ini di abadikan sebagai hukum tetap gereja melegalkan Roh Allahitu Allah, jelas akan tersandung pada perkataan musa yang menyatakan “Allah dari roh segala makhluk’

Tanggapan: Sebenarnya sulit untuk anda memahami, namun dalam bahasa inggris dikatakan: 6. Then the Spirit of God came upon Saul when he heard this news, and his anger was greatly aroused.
Jadi itu adalah bagian dari rencana Tuhan terhadap Saul, Ia dihinggapi Roh Allah sendiri. Dan tolong dibaca sampai akhir, agar tahu apa tujuan dari mengapa Tuhan bekerja melalui Saul. Bapak kembali lagi melihat dari sudut pandang logika bapak, padahal Tuhan bekerja terhadap Saul untuk melakukan kehendak/logika Tuhan.

ZEM; Ucapan itu seperti halnya “Bait Allah” (rumah Allah), apa berani kita menyatakan bahwa“Rumah” itu “Allah”. Ini tentu akan lebih lucu lagi tentunya bila disimak maksudnya, apa sudah begitu mentok pemahaman gereja, berhenti pada suatu doktrin mania belaka ?. Bila istilah Roh bagi kalangan gerejani dianggap sangat monumental bagi ketuhanan Yesus, maka hal itu hanya akan menjauhkan yesus dari definisi gereja. Sama sekali tak akan menunjukkan titik temu antara Roh dan Allah. Karena segalah Roh itu datangnya dari Allah, bukan pada makna leterat yang sangat dangkal maksudnya.
Tanggapan: Anda keliru sekali, apalagi kalau mengkaitkan dengan gereja, karena kalau bicara gereja bicara perjanjian Baru, BICARA TUHAN YANG DALAMAN, TUHAN YANG TINGGAL DIHATI MANUSIA. AKU dan BAPA didalam KAMU. Ini mengacu bahwa gereja itu bukan gedungnya, bukan rumahnya tetapi MANUSIANYA. Gereja adalh kumpulan manusia yang Roh Tuhan/Roh Kudus ada didalam hati mereka/manusia. Manusia adalah gereja yang hidup, bangunan rohani yang sesunguhnya, karena rohani itu hidup, hayat bukan gedung yang mati.
Alkitab mengatakan manusia adalah bait ALLAH, Roh Tuhan tinggal dihati manusia.

ZEM: Ada lagi ucapan Mazmur daud (pujian= Zabur): (51-12) Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan ROH yang teguh! (Mazm 51:10) . Nyanyian daud ini adalah bait bait do’a panjatan pada Tuhannya, mengisyaratkan pada kata “xwr ruwach” yang bermakna macam macam diartikan gereja: (51-12) Ciptakanlah hati yang murni bagiku, ya Allah, perbaruilah batinku dengan semangat yang tabah. (BIS). “”xwr ruwach” diartikan “semangat”.

Tanggapan: pada dasarnya ROH disana membicarakan agar Roh bekerja secara batiniah didalam Daud  dan itu tidak mudah karena Roh Tuhan hanya bias hinggap secara luaran kepadanya. Namun kalau kita bicara GEREJA itu sudah sangat berbeda, karena Roh Kudus sudah tinggal didalam hati setiap orang percaya. Artinya didalam Per. Baru, Roh itu bekerja didalam batin kita/hati kita untuk menguatkan kita, mempengaruhi jiwa kita untuk kuat dalam menghadapi segala masalah………jadi itu sudah sangat berbeda antara PL dan PB. Dan tentu saja gereja hidup (baca manusia) memiliki pengalaman masing2 hal pekerjaan Roh Tuhan didalam hatinya.

ZEM: Kalau alkitab sejauh itu menafsirkan kata Ruwach, maka tidak semestinya ada pengertian yang mengharuskan diri terkurung dalam sentiment gereja yang menyebut kata RUWACH menjadi Allah, tidak kemudian RUWACH menjadi “pneuma” lalu berarti Yesus.

Tanggapan: Anda sangat salah dan salah dan salah dan salah, nyawa is nyawa, ruwach is ruwach bukan roh dalam arti rohani.

ZEM: Itu sih namanya sulap yang dikenal mistik dalam dunia judi. menjadi 9, menjadi 72 menjadi 5,menjadi 8, wah hebat juga menjadi sebuah system tersendiri dalam merobah kata kata akar dalam pernyataan yang disandarkan pada Tuhan ?,”Ciptakanlah di dalam diriku hati yang baru dan bersih, ya TUHAN, yang dipenuhi pikiran yang bersih dan keinginan yang benar.” (FAYH), Lihat kata RUWACHdisini diartikan “Keinginan”. Apa tidak terlalu vulgar namanya ketika RUWACH itu Allah atau sebaliknya ?. Sebagai mana ucapan yohanes dalam kitabnya Gospel Yohanes. Sepertinya gereja gegabah memaknai Roh Allah itu Allah, karena dalam kesempatan lain gereja tak bersikokoh bersikap menetapkan kata Roh sebagai Allah. Lebih parah lagi kalau kemudian menyebut Roh itu Allah atauAllah itu Roh. Jelas sekali bahwa kalimat tersebut bahasa import dari keyakinan politheisme.

Tanggapan: seperti Kuda yang memilki nyawa, begitu juga manusia kalau hanya punya nyawa. Namun manusia memilki roh persoalannya apakah roh itu dihidupkan (bertuhan) atau tidak (ateis). Nyawa is nyawa dan roh adalah alat berkontak dengan Tuhan. Menyembah dengan roh dan kebenaran………….anda keliru bung……………..bersambung ke 3

0 komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah sepuas anda