Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Jesus Kristus yang telah Engkau utus". Yohanes 17:3
TB :Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
BIS :Inilah hidup sejati dan kekal; supaya orang mengenal Bapa, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang diutus oleh Bapa.
FAYH :Dan inilah cara memperoleh hidup kekal itu -- dengan mengenal Engkau, satu-satunya Allah Yang Benar, dan Yesus Kristus, yang telah Engkau utus ke dunia.
DRFT_WBTC :Inilah hidup yang kekal itu: mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar. Dan mereka mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
TL :Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka itu mengenal Engkau, Allah yang Esa dan benar, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.
KSI: Inilah hidup yang kekal, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau sebagai satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Isa Al Masih yang telah Engkau utus.
DRFT_SB: Ada pun demikian inilah hidup yang kekal, iaitu jikalau dikenalnya akan dikau Allah yang esa dan benar, dan akan Isa Almaseh yang telah engkau suruhkan itu.
BABA: Dan ini-lah hidop yang kkal, ia'itu kalau dia-orang knal sama Bapa, ia'itu Allah yang satu dan yang betul, dan sama Isa Almaseh yang Bapa sudah hantarkan.
KL1863: Inilah kahidoepan jang kekel, kaloe dia-orang kenal sama Bapa, Allah jang asa dan bener, dan sama Jesoes Kristoes, jang soedah Bapa oetoes.
KL1870 :Maka inilah hidoep jang kekal, kalau mareka-itoe kenal akan Dikau, Allah jang asa dan benar, dan akan Isa Almasih jang telah kausoeroehkan.
DRFT_LDK: 'Adapawn 'ini djuga 'ada kahidopan kakal, sopaja marika 'itu meng`enal 'angkaw 'Allah jang 'asa, dan benar, dan Xisaj 'Elmesehh, jang 'angkaw sudah menjuroh.
ENDE :Dan hidup abadi ini, ialah: mengenal Engkau jang satu-satunja Allah benar, dan Dia jang Kauutus, Jesus Kristus.
Bila diperhatikan, ayat tersebut adalah ayat gambaran seorang Yesus sebagai utusan tuhan, membawa Risalah Tauhid atau penyembahan pada tuhan tanpa menyekutukannya. Sebab Yesus senidiri itu hanya sebagai pembawa ajaran Monotheisme itu dengan tanpa melibatkan diri kalau dia sebenarnya tuhan, sebagaimana menjadi keyakinan dalam agama trinitas.
Yesus di sebut utusan, menunjuk pada pangkat seorang kurir Tuhan, penyampai risalah agung, penyembahan pada tuhan semata, dia tidak menunjuk Yesus mewakili diri-Nya menjabat predikat Tuhan, tetapi “Jesus Kristus yang telah Engkau utus" adalah suatu kepastian kedudukan seorang hamba yang bersahaja, tidak mengandung unsur unsur ketuhanan sedikitpun jua. Perkataan Yesus itu mengisyaratkan pada sikap hamba sahaya. Seorang hamba yang taat menjalankan perintah tuhannya, Allah yang mengutus Yesus.
Konsep Dakwah Yesus adalah menyuruh manusia beribadah kepada Allah Saja, Tuhan yang mengutus Yesus, dan tidak ada perintah Tuhan agar mereka menyembah Yesus sebagai Tuhan, karena perbuatan itu termasuk pelanggaran ketaatan, dan penyangkalan akan nubuat Yesus yang dinabikan oleh Tuhan, bukan ditunkan oleh tuhan.
Yesus Menyatakan Kalau Tuhannya itu Esa, "Jawab Yesus (Isa as): "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, TUHAN ALLAH KITA, TUHAN ITU ESA" (Markus 12: 29). Ini bukti nyata, penyebutan TUHAN ALLAH KITA adalah cerminan keberadaan Yesus sama dengan umat lainnya, lalu diikuti dengan kata Tuhan itu Esa, adalah lebih menjelaskan Tuhan yang disebutkan Yesus sebelumnya, menjadi tujuan penyembahan Yesus dan umatnya dalam beribadah. Tidak ada kejanggalan sama sekali dalam kalimat tersebut yang menyiratkan ketuhanan Yesus, melainkan sekedar menyatakan bahwa Yesus dan umatnya memiliki satu tuhan, yaitu Allah.
Kalau di baca di PL (perjanjian lama):
"Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!" (Ulangan 6: 4).
“Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain, kecuali Aku tidak ada Allah". ( Yesaya 45:5)
Sangat mendyukung sekali, bahwa sejarah Tuhan itu tetap esa, sejak sebelum Yesus diutus, menggantikan utusan utusan lainnya. Pergantian posisi utusan menunjukkan mata rantai dari utusan utusan sebelumnya, bahwa ada perjalanan panjang para Nabi, yang kemudian diteruskan oleh Yesus sebagai Nabi pengganti nabi nabi lainnya, yang melanjutkan misi Taurat, yakni MONOTHEISME.
Kalau kemudian Yesus harus diangkat sebagai Tuhan, itu tentu karena faktor x yang terdapat dalam surat surat paulus.
Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah TELAH MEMBUAT YESUS, YANG KAMU SALIBKAN ITU, MENJADI TUHAN DAN KRISTUS." Kis. 2:36
Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, SUPAYA IA MENJADI TUHAN, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup. Rm. 14:9
Perjuangan Paulu menjadikan Yesus sebagai tuhan memang sangat meletihkannya, karena harus merintis jalan lapang menuju ketuhanan yang di bangun oleh paulus. Ada mitos kultus dalam kisahnya, dengan sebuah target suksesnya membangun Tirani Keyakinan : “Yesus sebagai Tuhan”
Mas Jangan menafsir atau menilai agama lain menurut keyakinan dan kacamata kita, sangat tidak fair, mungkin mirip Serat Darmogandul dan Suluk Gatoloco menceritakan tentang Islam.
BalasHapusBuat saya simple. Kita lihat sejarah aja, kalo kita pingin tahu sejarah peristiwa Sumpah Palapa patih Gajah Mada ya harus belajar dari buku-buku yang sejaman paling tidak bebahasa pali atau sanskrit seperti Negara Kertagama penulisnya Mpu Prapanca
Nah tiba2 beberapa ratus tahun kemudian orang Melayu namanya Datuk yang katanya mendapatkan wangsit dan menulis cerita tentang Gajah Mada, dia tulis tidak pernah melakukan Sumpah Palapa.
Ya saya lebih percaya empu prapanca :)
Lakum Dinukum Wa Liyadiin !