Rabu, 07 Desember 2011

Menaggapi Hal Tulisan Zulkarnain El-madury: Kupas Tuntas Soal Roh Allah/Kudus dalam Alkitab-1


Saudara Zulkarnain El-Madury seharusnya faham dulu apa itu ROH, TUBUH dan JIWA. Karena manusia itu terdiri dari roh tubuh dan jiwa. Kenapa tidak ada nafas/udara? Karena nafas sudah ada diantara roh tubuh dan jiwa. Pertemuan antara nafas dan tubuh menghasilkan jiwa. Contoh seperti orang tengelam saat sedang naik kuda,orang dan kudanya sama-sama pingsan. Lalu diberikan bantuan pernafasan (udara) lalu ketika nafas itu mulai dipompa dan mengerakkan paru dan jantung dan sistem peredaran darah dan akhirnya SIUMAN. Ketika siuman telah merangsang pekerjaan otak dan mulai berpikir menghasilkan jiwa. Jiwa mulai berpikir, mungkin mulai menagis, mungkin tertawa, atau merenung dan lainnya, itu semua hasil jiwa.
Demikian juga kuda itu diberi bantuan pernafasan dan  mulai mengerakkan organ-organ lalu kuda siuman dan mulai bepikir (jiwa) lalu mulai meringkik gembira, mulai berlalri kesana kemari. Kuda itu hidup kembali/beraktifitas kembali.

Bedanya manusia dengan kuda, bahwa manusia yang MEMILIKI KEYAKINAN, maka dia mulai berdoa dan didoakan, dia menggunakan rohnya (roh manusianya) untuk mengkontak Tuhan, dia bersyukur dengan menyembah Tuhan dengan rohnya (roh manusianya), alkitab mengatakan dengan roh dan kebenaran. Dalam hal ini kita tidak membicarakan hal kebenaran, karena arti kebenaran dalam Yoh 4:23-24 adalah hanya didalam Yesus.

Namun apakah kuda itu juga bersujud dan menyembah Tuhan? coba tanya sama kuda kalau ada yang bisa, tapi yang pasti monyet datang ke kuil-kuil di India bukan untuk menyembah dewa-dewa tapi untuk mencari sisa-sisa makan atau menunggu mendapatkan makanan dari para pengunjung.Artinya monyet atau kuda atau binatang tidak memilki alat rohani, untuk menyembah roh.Binatang dan Tumbuhan dan mahluk lainnya hanya memilki tubuh dan jiwa, minus roh. Sementara nafas/udara sudah wajib ada di dalam mahluk yang mengaku hidup.
Mungkin pertanyaan yang lebih bergengsi dan sulit, bagaimana dengan anaerob? lain kali kita bahas. Namun pada dasarnya mereka hidup dan memilki tubuh dan jiwa yang simpel.

Lalu dari manakah kita mengenal adanya roh manusia? Dari cerita Adam dan Hawa. Tuhan mengatakan jika kamu makan pohon pengetahuan yg berada di tengah taman ini kamu akan mati, toh  mereka tidak mati, mereka mati secara rohani secara roh.  Artinya ternyata kematian itu bukan hanya kematian jiwa dalam arti lepasnya nafas dengan badan tetapi matinya roh manusia. Zakariah 12:1  Ucapan ilahi. Firman TUHAN tentang Israel: Demikianlah firman TUHAN yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia: (roh manusia adalah sangat special).

Selain itu ZE harus menyadari bahwa sulitnya memahami roh dan nyawa dan roh manusia dan Roh Tuhan PADA PERJANJIAN LAMA karena manusia SEDANG JATUH KEDALAM DOSA DAN ROH TUHAN dan roh manusia BERKONTAK SECARA LUARAN. Selain itu juga karena alkitab yang ditranslate kebahasa Indonesia tidak membedakan dengan jelas hal Roh-roh dalam arti rohani dan roh dalam arti nyawa. Contoh saja Nafas ilahi yang dihembuskan kepada Adam berarti Roh dalam arti rohani, dan itu yang membedakan manusia dengan ciptaan lainnya.

Apa yang ditulis ZE akan pengetahuannya akan beda Roh Tuhan, roh manusia, roh dalam arti nyawa adalah sangat wajar karena saat itu sunguh roh itu dalam keadaan yang sulit untuk difahami. Jadi wajar kalau ZE kembali kepemahaman anak SD seperti di bawah ini.
Untuk ini terpaksa masuk sekolah SD lagi. ” Tas Budi” , “Buku Budi”, “rumah Budi” misalnya, bisakah diartikan bahwa Tas, Buku dan Rumah itu adalah Budi?.
Hal ini terjadi karena lemahnya pengenalan akan PRINSIP ROH, dan untuk mengenal DIMENSI ROH itu sungguh tidak semudah memahami tas, buku dan rumah Budi yang konkret, tapi Roh adalah dimensi yang  jauh dari pemahaman manusia yang hanya dimensi RUANG dan WAKTU. Dimensi ROH adalah DIMENSI yang mengalahkan RUANG DAN WAKTU bahkan TUHAN yang adalah ROH (dalam perjanjian baru) berada Dibumi dihati setiap orang percaya dan dalam waktu yang sama berada DISURGA. Bagaimana mungkin memahaminya dengan cara anak SD?
ZEM: Index tentang Roh Allah mempersentasikan sebuah kesaksian bahwa Roh Allah merupakan demensi manusia cerdas dan potensial, tidak pada menunjukkan bahwa Roh Allah adalah keniscayaan tentang Allah, karena antara Roh dan Allah itu memiliki subtansi yang berbeda. Roh Adalah Roh danAllah berdiri sebagai pemilik Roh, bukan penggabaran Allah itu Roh sebagaimana menjadi keyakinan kolektif dari Trinitas.

Tanggapan untuk ZEM: bahwa Roh Allah yang menjadi kesatuan Trinitas hanya dapat difahami dalam DIMENSI ROHANI, karena kesatuan BAPA, ANAK dan ROH KUDUS adalah sebuah satu kesatuan didalam SUMBER ROH YANG SAMA YAITU SURGA. BAPA YG di SURGA, ANAK ALLAH dari SURGA dan Kembali Ke SURGA dan Roh Kudus yang TURUN dari SURGA……….MEREKA ADA DAN BERADA DAN BERSUMBER DARI SURGA…………..bersambung-2

Menaggapi Hal Tulisan Zulkarnain El-madury: Kupas Tuntas Soal Roh Allah/Kudus dalam Alkitab-3


ZEM: Mari Perhatikan perkataan yohanes.ALLAH itu ROH dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”(yohanes:4:24)Allah itu Roh atau Roh itu Allah, padanan yang dibuat yohanes, dengan menetapkan hakikat atau esensi Roh apa sebenarnya itu dijawab bahwa itulah Allah adalah Roh, Padahal tidak seorangpun dari nabi sebelumya berani menyebut Allah itu Roh.

Tanggapan: anda sangat keliru, karena yang dimaksud di sana adalah hanya roh-manusialah alat yang dapat digunakan untuk menyembah, kenapa? Karena Tuhan adalah ROH ADANYA. Dan kebenaran itu hanya roh-manusia yang di dalam pengenalan akan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, selain itu. Sorry ndak bisa.
Siapa yang mengatakan tidak ada baca kitab Kejadian dong, Roh Allah melayang-layang. Coba pelajari lagi lah bro. Dimensia Allah adalah dimensi roh sehingga jika kita ingin berkontak dengan Tuhan harus menyocokkan dimensi dulu masuk ke dimensi rohani, kembali kemanusia batiniah kita karena roh menjadi alat yang sangat penting dan berharga sebagai alat komunikasi antara Tuhan yang adalah ROH seperti ayat dibawah ini.
Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya. (Amsal 20:27).

ZEM:Yohanes berani menyandarkan kata roh itu sebagai Ucapan Yesus. “Pneuma” dan “pneumati” sama artinya menurut greek strong disebut Roh. Kalau itu maknanya benar, maka pertama yohanes telah menetapkan wujud Allah atas nama Yesus. Kedua Yohanes menetapkan Allah itu menjadi penjelma, bisa datang pada siapa saja sesuka hatinya, karena sifat roh yang disebut juga Allah adalah versinya bermacam macam, bisa jahad dan juga bisa baik. Nalar seperti ini terdapat pada alkitab PL, tentang wujudnya Roh Dusta yang menuduh dan menjadi sebab semua Nabi menjadi pendusta karena-Nya, apakah itu sikap Tuhan, mengajarkan kelaliman pada diri Manusia, ciptaan-Nya.

Tanggapan: Yesus sebagai Allah bukan hanya dinyatakan di dalam Yohanes, Yesus adalah anak Allah karena Bapaknya adalah Allah. Yesus memilki seluruh cirri-ciri TUHAN, karena dia adalah 100% manusia dan 100% Tuhan. Tidak ada istilah jelma menjelma karena secara genetika pun Bapak menurunkan gen kepada anak.  Anda memakai pemahaman yang using, ILMU MODERN membuktikan bahwa YESUS adalah TUHAN…………….kebetulan saya lulus bidang Bioproses engineering dari NCKU, jadi saya belajar genetika dan hal rekombinasi genetic.

Kalau Yesus itu sunguh secara genetika adalah Tuhan, namun kalau manusia dapat dianalogikan mengalami rekombinasi genetika Tuhan sehingga menghasilkan protein/sifat-sifat Tuhan, yang baik damai, suka cita dst.

ZEM: Sebagai bukti bahwa Roh itu bisa menjadi sebab dusta, lihat dan perhatikan: Jawabnya: Aku akan keluar dan menjadi roh dusta dalam mulut semua nabinya. Ia berfirman: Biarlah engkau membujuknya, dan engkau akan berhasil pula. Keluarlah dan perbuatlah demikian. Karena itu, sesungguhnya TUHAN telah menaruh roh dusta ke dalam mulut semua nabimu ini, sebab TUHAN telah menetapkan untuk menimpakan malapetaka kepadamu.” (1Raj. 22:22-23)(2Twa.18:21-22). Ini ayat fakta bahwa Allah itu juga Roh dusta, yang menyebabkan munculnya kebohongan dikalangan para menurut versi Alkitab. Apa tidak mungkin rentetan dari kejadian Roh dusta ini dapat pula menyimpulkan suatu wujud dari ” tuhan dusta pula”

Tanggapan: Logika anda terlalu sempit untuk memahami logika Tuhan, kehendak Tuhan.  Tuhan adalah Tuhan, sekali lagi Tuhan adalah Tuhan, Rancangan TUHAN bukan seperti Rancangan Manusia. Tuhan mengirim roh jahat kepada Raja Saul karena dia tidak taat, itu adalah hak Tuhan. Tuhan membunuh anak sulung Firaun, itu adalah hak Tuhan. Tuhan menggunakan dukun BILEAM untuk menunjukkan bangsa Israellah yang diberkati, itu hak Tuhan. Jadi anda melihat terlalu sempit.

ZEM: Terakhir, Roh Allah itu roh ciptaan allahUcapan ilahi. Firman TUHAN tentang Israel: Demikianlah firman TUHAN yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia (Zakharia 12:1). Maknanya adalah bahwa Roh Allah itu rohciptaan Allah, bukan rohnya Allah kalau ada kalimat Roh Allah melayang layang ditas Air” akan bermakna sebelum wujud manusia seluruh roh ciptaan Allah melayang layang diatas Air, Bukan berarti Allah berenang diatas air atau sedang berenang gaya kupu kupu layaknya seorang perenang.

Tanggapan: hehehe……..anda salah lagi roh dalam manusia itulah rohani yang dapat berkontak dengan Tuhan. Tuhan menciptakan roh didalam diri manusia itulah menunjukkan manusia itu special dari ciptaan lain.
Ayat Roh Allah melayang-layang di atas air, itu tidak seperti yang anda bayangkan. Tidak sederhana itu, karena air melambangkan kehidupan, dan Tuhan sedang menyiapkan kehidupan dikitab kejadian itu………panjang ceritanya pak ZUL.

ZEM:Terlebih. Lihat Nubuat tentang keluarga Daud:” Aku akan mencurahkan ROH PENGASIHAN dan ROH PERMOHONAN atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem, dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia seperti orang meratapi anak tunggal, dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung”. (Za.12:10). Kalau ayat ini disebut Nubuwat, maka kelahiran Yesus hanya merupakan Curahan Roh Pengasihan, dan ROHPermohonan, oleh sebab itu kata kata yesus hanya selalu bertutur kata “kasih” dan berdoa pada “Tuhan”.Atau disebut pemberian dan anugrah Allah, berupa kasih dan sayang yang dicurhkan dalam diri Yesus.
Tanggapan: Coba bacalagilah nubuat-nubuat yang lain tentang YESUS supaya lengkap pemahaman anda, karena disana menjawab secara lengkap tentang RENCANA TUHAN didalam Yesus.

ZEM: Maka ketika Maria mengandung Yesus bukan Roh Allah (Allah) masuk kedalam Raga Maria menghamilkan Maria, tetapi Allah mencurahkan Roh ciptaan-Nya, yang berbentuk kasih dan do’a pada Yesus dalam bentuk janin, kehamilannya yang tanpa Suami itulah kemudian disebut ada keterlibatan Allah tidak langsung, dengan “media perantara” mencurahkan roh ciptaannya pada maria, melalui seorang Utusan yang disebut Roh Kudus, yang pasti adalah softwer, perangkat lembut dan kudus (suci), bila bukan malaikat siapa lagi, karena malaikat pada .intinya adalah roh roh Tuhan yang kudus. Apa ada yang berani menyatakan bahwa Malaikat bukan Roh ?

Tanggapan: Anda menyederhanakan masalah dengan logika anda, anda bicara malaikat Tuhan (messanger), padahal malaikan Tuhan adalah roh adanya. Namun bagaimana logika anda dapat menerangkan bahwa malaikan yang roh melulu menjadi daging (janin) di dalam Kandungan Maria?. Bagaimana anda menerangkannya? Namun karena Tuhan sendiri melakukannya semua itu menjadi MUNGKIN. Jadi logika anda itu tidak tepat karena ternyata Yesus didalam hidupnya menunjukkan ketuhanannya bukan kemalaikatannya.
ZEM: Buktinya lihat baca: Maka terjadilah keributan besar. Beberapa ahli Taurat dari golongan Farisi tampil ke depan dan membantah dengan keras, katanya: “Kami sama sekali tidak menemukan sesuatu yang salah pada orang ini! Barangkali ada ROH atau MALAIKAT yang telah berbicara kepadanya.” (Kis. 23:9)…Dan baca pernyataan Kitab wahyu, ada ucapan yang disandarkan pada Yesus: “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati!. (WHY 3:1) Apa yang menarik dalam ayat tersebut, kata “TUJUH ROH ALLAH”. Jadi Roh Allah bukan hanya satu, tetapi Banyak, maka kata “trinitas” itu tidak dapat diabadikan begitu saja untuk keyakinan Trinitarium.

TAnggapan: BENAR-BENAR ASAL TULIS, KEBRTULAN KAMI SEDANG BELAJAR WHY diajar oleh seorang Professor, PhD lulusan Union Seminari USA. 1. Anda sunguh tidak mengenal roh karena anda mati secara rohani. 2. Anda asal comot dan asal tulis,  3. Anda tidak faham yang anda tulis.   Contoh Tujuh Roh Itu disana mewakili tujuh gereja, bacalah sampai habis ke7 gereja itu dari Epesus sampai Pergamus. Nanti anda akan sadar bahwa anda salah lagi. Lalu seenak perut dikaitkan dengan trinitas hehehe. Kasihan anda.

ZEM: Kesimpulannya Roh Allah itu adalah para utusan Allah yang disebut Malaikat, bisa juga berartirahmat AllahIlmu Allah,dan anugrah Allah, bukan berarti Roh Allah itu Allah sebagaimana Obsesi gereja yang bersenandung bahwa roh allah itu Allah, tidaklah demikian maksudnya. Maka pengertianRoh kudus yang datang pada Maria itu adalah Gabriel itu sendiri. “Jawab malaikat itu kepadanya: “Akulah Gabriel YANG MELAYANI ALLAH dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.”(luk 1:19), ini tafsiran dari kata,” Barangkali ada ROH atau MALAIKAT yang telah berbicara kepadanya.”(Kis 23:9), makin memperkuat bukti bahwa ROH ALLAH atau ROH kudus yang datang pada Maria itu adalah Jibril (Seorang Malaikat), dialah yang bertugas menyempurnakan penciptaan manusia tanpa suami manusia berjenis kelamin pria. “Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret”(Lukas 1:26). Jadi Roh Kudus itu adalah malaikat itu sendiri, kalau Iblis disebut roha jahat, maka malaikat jibril (Gabriel) disebut ROH KUDUS. Maka kata Roh tidak sepentasnyalah dialamatkan pada perkataanAllah itu Roh. Yang benar Allah Pemilik Segala ROH, ciptaan-Ny

Tanggapan. Alkitab mengatakan SEPERTI SUMSUM DENGAN TULANG DEMIKIANLAH ROH DAN JIWA MANUSIA. Artinya kalau anda mau melihat sumsum maka anda harus memecahkan tulang. Artinya kalau anda mau mendapatkan pemahan rohani anda harus menghancurkan jiwa anda dulu. Jiwa identik dengan logika, ego, emosi dan sebagainya. Jiwa itu harus dihancurkan untuk dapat mengenal roh/rohani. Artinya harus ada IMAN.
Logikanya seorang Pak ZEM, yang luaran, yang mengandung dosa Adam, mau mengenal Roh Tuhan didalam KEKERISTENAN tanpa menggunakan rohani keristen, perangkat rohani keristen, bagaimana mugkin dapat mengenal Tuhan  yang adalah ROH DIDALAM KEKERISTENAN. Harus beriman dulu, percaya dan dibaptis dan menerima urapan ROHKUDUS lalu dapat melihat Tuhan didalam kekeristenan.
Akhirkata, tak ada gading yang tak retak, dan kiranya Tuhan mengampuni kita semua.

Menanggapi Tulisan Zulkarnain El-madury hal: Roh Tuhan Bukanlah Tuhan Menurut Alkitab


Pengantar.
Pertama kesalahan seorang Zulkarnain El-madury (ZE) menggunakan dan memakai ayat alkitab seenak perutnya dan melogikakannya seenak perutnya juga. Kedua ZE adalah orang yang bukan Keristen yang tidak memilki ROH TUHAN didalam hatinya, ZE mati secara ROHANI KERISTEN sehingga dia cendrung melakukan logika berdasarkan ayat-ayat yang TIDAK KONTEKSTUAL, padahal setiap ayat yang diturunkan itu memiliki VARIABEL RUANG dan WAKTU serta TUJUAN yang khusus.  Yang ketiga ZE sudah lebih awal memilki MOTIVASI NEGATIF yang dapat dilihat dari paragraf awal ” Sebab dalam alkitab, banyak sekali masalah bahasa, atau terjemahan yang kurang tepat, sehingga memungkinkan alkitab lebih banyak salahnya, ketimbang benarnya.” Membancanya saya hanya tertawa saja sambil binggung kok ada orang seperti ini.
Hukuman Orang Menghina TUHAN
ZE dan tulisan macam ini tidak akan membuat orang Kristen sakit hati dan marah, ini adalah hal yang wajar karena ZE berada diluar kekristenan, selain itu didalam kekristenan TIDAK DIAJARKAN  untuk MENGHAKIMI, oleh karena jika ada seorang Kristen yang membaca paling mereka akan menyeru nama TUHAN, OH TUHAN YESUS JADILAH KEHENDAKMU, artinya kalau ZE perlu mendapat hukuman dari TUHAN maka itu adalah hak Tuhan semata. Saya mengingatkan kata Yesus, kalau anda menghina Anak manusia dosa anda diampuni, kalau anda menghujat Roh Kudus dosa anda tidak terampuni. (dengan kalimat bebas saya tulis pernyataan Yesus).
Roh Tuhan yang ada didalam Alkitab adalah sebuah manifestasi dari kehidupan orang percaya dari sejak penciptaan hingga kepada masa depan manusia seperti yang ditulsikan dalam Wahyu. Ketika berbicara Roh Tuhan kita berbicara hal yang SUCI, MULIA dan KUDUS. Disisi lain ada seorang bernama ZE yang membicarakan Tuhan seenak perutnya, apakah yang dia MAKSUD TUHAN YANG KUDUS ITU atau tuhan yang ada didalam otaknya, didalam logikanya? Mengapa membicarakan Tuhan dengan prasangka buruk, tuhan mana yang mengajarkan hal itu.
Manusia Luaran
Dalam perjalanan sejarah Gereja, alkitab mengatakan akan banyak pengajar-pengajar palsu dengan berbagai tipu daya, namun secara pribadi ZE ini tidak termasuk pengajar-pengajar PALSU itu, karena pengajar-pengajar PALSU itu mengaku percaya kepada Yesus dan namun melakukan pembusukkan ke dalam Gereja. ZE ini hanya seorang yang belajar melihat Tuhan dari kacamata seorang manusia LUARAN.
MAnusia Luaran adalah masusia yang tidak hidup didalam anugerah keselamatan Tuhan. Bukan menghakimi  tapi minimal saat ini karena bisa saja Roh Kudus bekerja dan ada perubahan seperti terjadi pada Jusuf Roni dan lain-lain. Dia hidup diluar sistem Tuhan sistem keselamatan Tuhan di dalam Yesus.Karena Yesus telah membangun sistemnya, Tuhan mengirimkan Yesus, anaknya melalui perawan Maria. Artinya BAPAK YESUS ADALAH TUHAN/YHWH, secara ILMU GENETIK, karena BAPAKNYA ADALAH TUHAN maka ANAKNYA MEMBAWA GEN TUHAN, jadi YESUS adalah TUHAN SECARA GENETIKA.
Kalau mau berbicara ROH TUHAN didalam Alkitab, harus disadari bahwa Tuhan adalah ROh dan TUHAN adalah TUHAN. Manusia dapat mengenal TUHAN dari PEKERJAANNYA, dari CIPTAANNYA. Oleh Karena itu ALKITAB DENGAN JELAS MENGATAKAN  BAHWA RAHASIA BAPA ADALAH PADA ANAK. Artinya adalah kalau mau mengenal TUHAN maka lebih lagi mengenal YESUS.
ZE Juga Manusia
Orang selevel Ibrahim saja gagal mengenal Tuhan dengan Sempurna, begitu juga Yusuf, Daud, Sulaiman dan sebagainya………..semua itu adalah kisah perjanjian, dan mereka semua adalah orang terkemuka didalam masanya dan menjadi cikal-bakal orang-orang JENIUS didunia ini. Mereka saja gagal mengenal TUHAN ROH apalagi seorang yang ZE yang hanya belajar kulitnya saja dan bukan keyakinannya sendiri.
ZE dengan kemanusiaanya ingin memahami TUHAN yang adalah ROH adanya…………akhirnya kesimpulannya seperti yang ditulis dalam tulisannya dan ujung-ujungnya untuk menidakkan keTuhanan Yesus. Itu adalah sebuah pekerjaan yang sia-sia dan menghianati ROH KUDUS dan TUHAN.
Kalau anda mengatakan bahwa rohkudus itu adalah semangat, atau yang memberi semangat itu benar tetapi itu bukan ROH KUDUS, ROHKUDUS identik dengan Kuasa coba lihat ayat dibawah:
Alkitab memberitakan kepada kita :
Kolose 1:11 
Semoga dgn kuasa dari Allah yg agung, kalian dikuatkan shg kalian sanggup menderita segala sesuatu dengan sabar dan senang hati.
Kis 1:8 “Kamu akan menerima kuasa,
kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan diseluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Kedua ayat dari banyak ayat alkitab menyatakan  TUHAN atau ROH KUDUS  memberi Kuasa bukan semangat. Untuk itu coba lagi dipelajarilah, mudah-mudahan mendapat hikmat dari Tuhan.
Tidak Ada Kesimpulan
Salam mengenal Tuhan.

Menaggapi Hal Tulisan Zulkarnain El-madury: Kupas Tuntas Soal Roh Allah/Kudus dalam Alkitab-2



Allah kekal
ZEM:  Tentang Roh Allah terdapat ratusan dalam alkitab, mulai dari perjanjian baru sampai perjanjian lama.Diantaranya terdapat dalam; Kej. 1:2, Kej. 41:38, Kel.31:3,31, Bil. 24:2, dan masih banyak lagi terpampang dengan jelas menyebut Roh Allah. Hanya saja masalahnya tidak seperti gambaranpaganis, bahwa Roh Allah identik dengan Allah, sebuah renungan yang salah yang berbasis pada kesimpulan doktrin.

ROH Allah dalam kejadian itu adalah ALLAH sendiri, dan bagaimana untuk mengenal itu adalah ALAH SENDIRI, diperlukan IMAN. Allah tidak kelihatan, namun IMAN adalah percaya namun tidak harus melihat.  Jelas dikatakan bahwa ALLAH adalah ROH, sehingga untuk measuk kedimensi ROH perlu iman. Tentunya sebuah keyakinan yang ditanamkan melalui DOKTRINASI, namun doktrinasi itu menjadi tidak penting disaat seorang itu telah MENGALAMI SENDIRI ARTI  BERIMAN. Doktrin yang ditanamkan adalah suatu hal yang sangat penting agar tidak lari dari PATTERN berTUHAN. Agar supaya jangan SESUKA HATI MENCAMPURKAN TUHAN DENGAN tuhan-tuhan lain. AGAR MENGENAL DENGAN BENAR DAN TEPAT DALAM HIDUP ROHANI GEREJA SESUAI FIRMAN TUHAN.

ZEM: Bila mau cerdas, tidak seharusnya menetapkan kaidah Roh dengan konsep tritunggal. Tetapi perlu menggunakan perangkat lembut yang disebut akal, guna upaya menemukan seberkas harapan kebenaran jawaban, bukan pakewoh dan terbawa illusi doktrin mania yang berkepanjangan. Itu sih namanya fanatic buta, akalnya menjadi tak berguna karena menjadi backing dari sesuatu yang sebenarnya sangat transparan.

Tanggapan: anda merasa lebih cerdas, tapi anda tidak dapat menunjukkan kecerdasan anda. Anda mengatakan kaidah Roh dengan konsep Tritunggal, padahal itu sebuah kesimpulan dari PROGRES HIDUP BERTUHAN orang-orang PERCAYA. Ngertikan artinya Progress. Ini merupakan MANIFESTASI ORANG-ORANG BERIMAN dalam MENGALAMI TUHAN dan MENYAKSIKAN TUHAN, bahwa SECARA ROHANI TUHAN bekerja dan anda mengatakan itu ILUSI DOKTRIN MANIA, siapakah ANDA, siapakah TUHAN anda? PERTANYAAN BUAT ANDA, BAGAIMANA ANDA DAPAT MENJAMIN KALAU ANDA SEMBAHYANG SAMPAI KEPADA TUHAN YANG BENAR? TOLONG BUKTIKAN.

Namun didalam kekeristennan jelas dikatakan Roh Penolong = Roh Kudus, yang selalu menjamin hubungan MANUSIA dengan TUHAN didalam Yesus. Apa perangkat agama dan keyakinan anda sehingga ada jaminan anda menyembah Tuhan yang benar katakatanlah Tuhan yang benama Allah itu?

ZEM:  Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian danpengetahuan, dalam segala macam pekerjaan, Kel. 31.1-3 dari translet bahasa “xwr ruwach” atau yunani:” pneuma” artinya cukup banyak: Spirit or spirit 232, wind 92, breath 27, side 6, mind 5, blast 4, vain 2, air 1, anger 1, cool 1, courage 1, misc 6(Roh atau roh, angin, napas, samping, pikiran, dst.).
Tanggapan: Jelas bukan bahwa saat itu Tuhan itu adalah Tuhan yang luaran, Tuhan hadir dengan caraNYA kepada siapa saja dan membuat orang itu pintar dan memilki kemampuan. Dalam hal ini HARUS DIKETAHUI BAHWA TUHAN ITU DAPAT MENJADI APA SAJA DAN DAPAT MENYURUH SIAPA SAJA. Tuhan adalah sumber segala HIKMAT , kepintaran, tentunya dalam ARTI POSITIP dan dengan  maksud tertentu.
Contoh Tuhan menyuruh dan memakai BILEAM sang ahli nuzum (dukun), untuk menyampaikan KEHEBATAN BANGSA ISRAEL KEPADA RAJA MOAB, baca Bilangan 22.

ZEM: Didalam kata lain alkita menyebutkan: Lalu berkatalah Musa kepada TUHAN: “Biarlah TUHAN,Allah dari roh segala makhlukmengangkat atas umat ini seorang yang mengepalai mereka waktu keluar dan masuk, dan membawa mereka keluar dan masuk, supaya umat TUHAN jangan hendaknya seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala.(bil. 27:15-17). Distu juga menggunakan kata: “xwr ruwach”. Artinya sama.

Tanggapan: Baca dengan benar Kitab Bilangan itu, disana ARTI ROH BUKAN ROH dalam arti ROHANI, tetapi nyawa. Tuhan segala mahluk yang bernyawa. Bilangan itu berisikan perjalanan bangsa Israel dan banyak penyimpangan dan banyak nyawa melayang.

ZEM- Maka Ayub melanjutkan uraiannya: “Demi Allah yang hidup, yang tidak memberi keadilan kepadaku, dan demi Yang Mahakuasa, yang memedihkan hatiku, selama nafasku masih ada padaku, dan “roh Allah ” masih di dalam lubang hidungku, maka bibirku sungguh-sungguh tidak akan mengucapkan kecurangan, dan lidahku tidak akan melahirkan tipu daya. (Ayub:27:1-4).
Tanggapan: Ya benar disana Ruwach adalah nyawa bukan rohani, dan coba perhatikan ayat dibawah ini the breath of God dan bukan spirit of God. Artinya apa?
“[As] God lives, [who] has taken away my justice, And the Almighty, [who] has made my soul bitter, As long as my breath [is] in me, And the breath of God in my nostrils,
Artinya disana bukan ROH ALLAH, anda keliru, tetapi nyawa yang bersumber dari ALLAH, karena Allah roh segala mahluk ==the same meaning bro. yaitu nyawa, masih bernafas masih bernyawa.

ZEM: Silahkan lihat vocabulary aalkitab, tetap menggunakan kata “xwr ruwach”, lalu haruskah dipalingkan pengertiannya pada makna lain yang tidak sejalan dengan kaukus ruwach, dengan menyamakan kedudukan kata ruwach itu allah. Allah itu ruwach. Kalau makna itu itu diambil sebagai dalil penetapan Roh allah itu Allah, justru mengaburkan kedudukan Tuhan (YHWH) itu sendiri. KarenaYHWH adalah roh, maka otomatis semua unsur roh dimuka bumi itu adalah YHWH, bukankah ini paganis namanya ?. Jadi tidak tepat kalau menyamakan Roh dengan Allah. Tentu perlu corak lain dan makna lain sehingga tidak mendatangkan bencana pemahaman. Untuk secara aksiomatis, mungkin masih perlu koneksi lain, guna menentapkan kedudukan Roh itu Allah. Tetapi dalam perkara alkitab, aksioma itu harus merujuk pada kenyataan bahwa roh Allah bukanlah Allah, artinya : Allah dari roh segala makhluk, bukan Allah itu sendiri.

TAnggapan: anda yang bingung jangan ngajak orang binggu dong. Saya memaklumi hal yang bapak bingungkan karena bapak tidak melihat secara keseluruhan arti roh dan roh.
ZEM-Bisa diperhatikan ayat dari 1 Samuel ketika bicara Saul: Saul baru saja datang dari padang dengan berjalan di belakang lembunya, dan ia bertanya: “Ada apa dengan orang-orang itu, sehingga mereka menangis?” Mereka menceritakan kepadanya kabar orang-orang Yabesh itu. Ketika Saul mendengar kabar itu, maka berkuasalah Roh Allah atas dia, dan menyala-nyalalah amarahnya dengan sangat.(1Samuel 11:5:6). Kata “xwr ruwach”, pada ayat tersebut menguasai/memenuhi Saul, kemudian oleh sebab Roh Allah, kemarahan Saul memuncak. Maka apakah sifatnya Roh Allah itu pengganggu, membuat orang tidak sadar, atau kesurupan seperti kemasukan Jin saja. Tidak pantaslah kemudian menyamakan Roh itu Allah sebagaimana Ucapan yohanes. Hanya Yohanes saja yang berani menulis perkatan Roh itu Allah. Bila ini di abadikan sebagai hukum tetap gereja melegalkan Roh Allahitu Allah, jelas akan tersandung pada perkataan musa yang menyatakan “Allah dari roh segala makhluk’

Tanggapan: Sebenarnya sulit untuk anda memahami, namun dalam bahasa inggris dikatakan: 6. Then the Spirit of God came upon Saul when he heard this news, and his anger was greatly aroused.
Jadi itu adalah bagian dari rencana Tuhan terhadap Saul, Ia dihinggapi Roh Allah sendiri. Dan tolong dibaca sampai akhir, agar tahu apa tujuan dari mengapa Tuhan bekerja melalui Saul. Bapak kembali lagi melihat dari sudut pandang logika bapak, padahal Tuhan bekerja terhadap Saul untuk melakukan kehendak/logika Tuhan.

ZEM; Ucapan itu seperti halnya “Bait Allah” (rumah Allah), apa berani kita menyatakan bahwa“Rumah” itu “Allah”. Ini tentu akan lebih lucu lagi tentunya bila disimak maksudnya, apa sudah begitu mentok pemahaman gereja, berhenti pada suatu doktrin mania belaka ?. Bila istilah Roh bagi kalangan gerejani dianggap sangat monumental bagi ketuhanan Yesus, maka hal itu hanya akan menjauhkan yesus dari definisi gereja. Sama sekali tak akan menunjukkan titik temu antara Roh dan Allah. Karena segalah Roh itu datangnya dari Allah, bukan pada makna leterat yang sangat dangkal maksudnya.
Tanggapan: Anda keliru sekali, apalagi kalau mengkaitkan dengan gereja, karena kalau bicara gereja bicara perjanjian Baru, BICARA TUHAN YANG DALAMAN, TUHAN YANG TINGGAL DIHATI MANUSIA. AKU dan BAPA didalam KAMU. Ini mengacu bahwa gereja itu bukan gedungnya, bukan rumahnya tetapi MANUSIANYA. Gereja adalh kumpulan manusia yang Roh Tuhan/Roh Kudus ada didalam hati mereka/manusia. Manusia adalah gereja yang hidup, bangunan rohani yang sesunguhnya, karena rohani itu hidup, hayat bukan gedung yang mati.
Alkitab mengatakan manusia adalah bait ALLAH, Roh Tuhan tinggal dihati manusia.

ZEM: Ada lagi ucapan Mazmur daud (pujian= Zabur): (51-12) Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan ROH yang teguh! (Mazm 51:10) . Nyanyian daud ini adalah bait bait do’a panjatan pada Tuhannya, mengisyaratkan pada kata “xwr ruwach” yang bermakna macam macam diartikan gereja: (51-12) Ciptakanlah hati yang murni bagiku, ya Allah, perbaruilah batinku dengan semangat yang tabah. (BIS). “”xwr ruwach” diartikan “semangat”.

Tanggapan: pada dasarnya ROH disana membicarakan agar Roh bekerja secara batiniah didalam Daud  dan itu tidak mudah karena Roh Tuhan hanya bias hinggap secara luaran kepadanya. Namun kalau kita bicara GEREJA itu sudah sangat berbeda, karena Roh Kudus sudah tinggal didalam hati setiap orang percaya. Artinya didalam Per. Baru, Roh itu bekerja didalam batin kita/hati kita untuk menguatkan kita, mempengaruhi jiwa kita untuk kuat dalam menghadapi segala masalah………jadi itu sudah sangat berbeda antara PL dan PB. Dan tentu saja gereja hidup (baca manusia) memiliki pengalaman masing2 hal pekerjaan Roh Tuhan didalam hatinya.

ZEM: Kalau alkitab sejauh itu menafsirkan kata Ruwach, maka tidak semestinya ada pengertian yang mengharuskan diri terkurung dalam sentiment gereja yang menyebut kata RUWACH menjadi Allah, tidak kemudian RUWACH menjadi “pneuma” lalu berarti Yesus.

Tanggapan: Anda sangat salah dan salah dan salah dan salah, nyawa is nyawa, ruwach is ruwach bukan roh dalam arti rohani.

ZEM: Itu sih namanya sulap yang dikenal mistik dalam dunia judi. menjadi 9, menjadi 72 menjadi 5,menjadi 8, wah hebat juga menjadi sebuah system tersendiri dalam merobah kata kata akar dalam pernyataan yang disandarkan pada Tuhan ?,”Ciptakanlah di dalam diriku hati yang baru dan bersih, ya TUHAN, yang dipenuhi pikiran yang bersih dan keinginan yang benar.” (FAYH), Lihat kata RUWACHdisini diartikan “Keinginan”. Apa tidak terlalu vulgar namanya ketika RUWACH itu Allah atau sebaliknya ?. Sebagai mana ucapan yohanes dalam kitabnya Gospel Yohanes. Sepertinya gereja gegabah memaknai Roh Allah itu Allah, karena dalam kesempatan lain gereja tak bersikokoh bersikap menetapkan kata Roh sebagai Allah. Lebih parah lagi kalau kemudian menyebut Roh itu Allah atauAllah itu Roh. Jelas sekali bahwa kalimat tersebut bahasa import dari keyakinan politheisme.

Tanggapan: seperti Kuda yang memilki nyawa, begitu juga manusia kalau hanya punya nyawa. Namun manusia memilki roh persoalannya apakah roh itu dihidupkan (bertuhan) atau tidak (ateis). Nyawa is nyawa dan roh adalah alat berkontak dengan Tuhan. Menyembah dengan roh dan kebenaran………….anda keliru bung……………..bersambung ke 3

Menaggapi Hal Tulisan Zulkarnain El-madury: Kupas Tuntas Soal Roh Allah/Kudus dalam Alkitab-2



Allah kekal
ZEM:  Tentang Roh Allah terdapat ratusan dalam alkitab, mulai dari perjanjian baru sampai perjanjian lama.Diantaranya terdapat dalam; Kej. 1:2, Kej. 41:38, Kel.31:3,31, Bil. 24:2, dan masih banyak lagi terpampang dengan jelas menyebut Roh Allah. Hanya saja masalahnya tidak seperti gambaranpaganis, bahwa Roh Allah identik dengan Allah, sebuah renungan yang salah yang berbasis pada kesimpulan doktrin.

ROH Allah dalam kejadian itu adalah ALLAH sendiri, dan bagaimana untuk mengenal itu adalah ALAH SENDIRI, diperlukan IMAN. Allah tidak kelihatan, namun IMAN adalah percaya namun tidak harus melihat.  Jelas dikatakan bahwa ALLAH adalah ROH, sehingga untuk measuk kedimensi ROH perlu iman. Tentunya sebuah keyakinan yang ditanamkan melalui DOKTRINASI, namun doktrinasi itu menjadi tidak penting disaat seorang itu telah MENGALAMI SENDIRI ARTI  BERIMAN. Doktrin yang ditanamkan adalah suatu hal yang sangat penting agar tidak lari dari PATTERN berTUHAN. Agar supaya jangan SESUKA HATI MENCAMPURKAN TUHAN DENGAN tuhan-tuhan lain. AGAR MENGENAL DENGAN BENAR DAN TEPAT DALAM HIDUP ROHANI GEREJA SESUAI FIRMAN TUHAN.

ZEM: Bila mau cerdas, tidak seharusnya menetapkan kaidah Roh dengan konsep tritunggal. Tetapi perlu menggunakan perangkat lembut yang disebut akal, guna upaya menemukan seberkas harapan kebenaran jawaban, bukan pakewoh dan terbawa illusi doktrin mania yang berkepanjangan. Itu sih namanya fanatic buta, akalnya menjadi tak berguna karena menjadi backing dari sesuatu yang sebenarnya sangat transparan.

Tanggapan: anda merasa lebih cerdas, tapi anda tidak dapat menunjukkan kecerdasan anda. Anda mengatakan kaidah Roh dengan konsep Tritunggal, padahal itu sebuah kesimpulan dari PROGRES HIDUP BERTUHAN orang-orang PERCAYA. Ngertikan artinya Progress. Ini merupakan MANIFESTASI ORANG-ORANG BERIMAN dalam MENGALAMI TUHAN dan MENYAKSIKAN TUHAN, bahwa SECARA ROHANI TUHAN bekerja dan anda mengatakan itu ILUSI DOKTRIN MANIA, siapakah ANDA, siapakah TUHAN anda? PERTANYAAN BUAT ANDA, BAGAIMANA ANDA DAPAT MENJAMIN KALAU ANDA SEMBAHYANG SAMPAI KEPADA TUHAN YANG BENAR? TOLONG BUKTIKAN.

Namun didalam kekeristennan jelas dikatakan Roh Penolong = Roh Kudus, yang selalu menjamin hubungan MANUSIA dengan TUHAN didalam Yesus. Apa perangkat agama dan keyakinan anda sehingga ada jaminan anda menyembah Tuhan yang benar katakatanlah Tuhan yang benama Allah itu?

ZEM:  Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian danpengetahuan, dalam segala macam pekerjaan, Kel. 31.1-3 dari translet bahasa “xwr ruwach” atau yunani:” pneuma” artinya cukup banyak: Spirit or spirit 232, wind 92, breath 27, side 6, mind 5, blast 4, vain 2, air 1, anger 1, cool 1, courage 1, misc 6(Roh atau roh, angin, napas, samping, pikiran, dst.).
Tanggapan: Jelas bukan bahwa saat itu Tuhan itu adalah Tuhan yang luaran, Tuhan hadir dengan caraNYA kepada siapa saja dan membuat orang itu pintar dan memilki kemampuan. Dalam hal ini HARUS DIKETAHUI BAHWA TUHAN ITU DAPAT MENJADI APA SAJA DAN DAPAT MENYURUH SIAPA SAJA. Tuhan adalah sumber segala HIKMAT , kepintaran, tentunya dalam ARTI POSITIP dan dengan  maksud tertentu.
Contoh Tuhan menyuruh dan memakai BILEAM sang ahli nuzum (dukun), untuk menyampaikan KEHEBATAN BANGSA ISRAEL KEPADA RAJA MOAB, baca Bilangan 22.

ZEM: Didalam kata lain alkita menyebutkan: Lalu berkatalah Musa kepada TUHAN: “Biarlah TUHAN,Allah dari roh segala makhlukmengangkat atas umat ini seorang yang mengepalai mereka waktu keluar dan masuk, dan membawa mereka keluar dan masuk, supaya umat TUHAN jangan hendaknya seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala.(bil. 27:15-17). Distu juga menggunakan kata: “xwr ruwach”. Artinya sama.

Tanggapan: Baca dengan benar Kitab Bilangan itu, disana ARTI ROH BUKAN ROH dalam arti ROHANI, tetapi nyawa. Tuhan segala mahluk yang bernyawa. Bilangan itu berisikan perjalanan bangsa Israel dan banyak penyimpangan dan banyak nyawa melayang.

ZEM- Maka Ayub melanjutkan uraiannya: “Demi Allah yang hidup, yang tidak memberi keadilan kepadaku, dan demi Yang Mahakuasa, yang memedihkan hatiku, selama nafasku masih ada padaku, dan “roh Allah ” masih di dalam lubang hidungku, maka bibirku sungguh-sungguh tidak akan mengucapkan kecurangan, dan lidahku tidak akan melahirkan tipu daya. (Ayub:27:1-4).
Tanggapan: Ya benar disana Ruwach adalah nyawa bukan rohani, dan coba perhatikan ayat dibawah ini the breath of God dan bukan spirit of God. Artinya apa?
“[As] God lives, [who] has taken away my justice, And the Almighty, [who] has made my soul bitter, As long as my breath [is] in me, And the breath of God in my nostrils,
Artinya disana bukan ROH ALLAH, anda keliru, tetapi nyawa yang bersumber dari ALLAH, karena Allah roh segala mahluk ==the same meaning bro. yaitu nyawa, masih bernafas masih bernyawa.

ZEM: Silahkan lihat vocabulary aalkitab, tetap menggunakan kata “xwr ruwach”, lalu haruskah dipalingkan pengertiannya pada makna lain yang tidak sejalan dengan kaukus ruwach, dengan menyamakan kedudukan kata ruwach itu allah. Allah itu ruwach. Kalau makna itu itu diambil sebagai dalil penetapan Roh allah itu Allah, justru mengaburkan kedudukan Tuhan (YHWH) itu sendiri. KarenaYHWH adalah roh, maka otomatis semua unsur roh dimuka bumi itu adalah YHWH, bukankah ini paganis namanya ?. Jadi tidak tepat kalau menyamakan Roh dengan Allah. Tentu perlu corak lain dan makna lain sehingga tidak mendatangkan bencana pemahaman. Untuk secara aksiomatis, mungkin masih perlu koneksi lain, guna menentapkan kedudukan Roh itu Allah. Tetapi dalam perkara alkitab, aksioma itu harus merujuk pada kenyataan bahwa roh Allah bukanlah Allah, artinya : Allah dari roh segala makhluk, bukan Allah itu sendiri.

TAnggapan: anda yang bingung jangan ngajak orang binggu dong. Saya memaklumi hal yang bapak bingungkan karena bapak tidak melihat secara keseluruhan arti roh dan roh.
ZEM-Bisa diperhatikan ayat dari 1 Samuel ketika bicara Saul: Saul baru saja datang dari padang dengan berjalan di belakang lembunya, dan ia bertanya: “Ada apa dengan orang-orang itu, sehingga mereka menangis?” Mereka menceritakan kepadanya kabar orang-orang Yabesh itu. Ketika Saul mendengar kabar itu, maka berkuasalah Roh Allah atas dia, dan menyala-nyalalah amarahnya dengan sangat.(1Samuel 11:5:6). Kata “xwr ruwach”, pada ayat tersebut menguasai/memenuhi Saul, kemudian oleh sebab Roh Allah, kemarahan Saul memuncak. Maka apakah sifatnya Roh Allah itu pengganggu, membuat orang tidak sadar, atau kesurupan seperti kemasukan Jin saja. Tidak pantaslah kemudian menyamakan Roh itu Allah sebagaimana Ucapan yohanes. Hanya Yohanes saja yang berani menulis perkatan Roh itu Allah. Bila ini di abadikan sebagai hukum tetap gereja melegalkan Roh Allahitu Allah, jelas akan tersandung pada perkataan musa yang menyatakan “Allah dari roh segala makhluk’

Tanggapan: Sebenarnya sulit untuk anda memahami, namun dalam bahasa inggris dikatakan: 6. Then the Spirit of God came upon Saul when he heard this news, and his anger was greatly aroused.
Jadi itu adalah bagian dari rencana Tuhan terhadap Saul, Ia dihinggapi Roh Allah sendiri. Dan tolong dibaca sampai akhir, agar tahu apa tujuan dari mengapa Tuhan bekerja melalui Saul. Bapak kembali lagi melihat dari sudut pandang logika bapak, padahal Tuhan bekerja terhadap Saul untuk melakukan kehendak/logika Tuhan.

ZEM; Ucapan itu seperti halnya “Bait Allah” (rumah Allah), apa berani kita menyatakan bahwa“Rumah” itu “Allah”. Ini tentu akan lebih lucu lagi tentunya bila disimak maksudnya, apa sudah begitu mentok pemahaman gereja, berhenti pada suatu doktrin mania belaka ?. Bila istilah Roh bagi kalangan gerejani dianggap sangat monumental bagi ketuhanan Yesus, maka hal itu hanya akan menjauhkan yesus dari definisi gereja. Sama sekali tak akan menunjukkan titik temu antara Roh dan Allah. Karena segalah Roh itu datangnya dari Allah, bukan pada makna leterat yang sangat dangkal maksudnya.
Tanggapan: Anda keliru sekali, apalagi kalau mengkaitkan dengan gereja, karena kalau bicara gereja bicara perjanjian Baru, BICARA TUHAN YANG DALAMAN, TUHAN YANG TINGGAL DIHATI MANUSIA. AKU dan BAPA didalam KAMU. Ini mengacu bahwa gereja itu bukan gedungnya, bukan rumahnya tetapi MANUSIANYA. Gereja adalh kumpulan manusia yang Roh Tuhan/Roh Kudus ada didalam hati mereka/manusia. Manusia adalah gereja yang hidup, bangunan rohani yang sesunguhnya, karena rohani itu hidup, hayat bukan gedung yang mati.
Alkitab mengatakan manusia adalah bait ALLAH, Roh Tuhan tinggal dihati manusia.

ZEM: Ada lagi ucapan Mazmur daud (pujian= Zabur): (51-12) Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan ROH yang teguh! (Mazm 51:10) . Nyanyian daud ini adalah bait bait do’a panjatan pada Tuhannya, mengisyaratkan pada kata “xwr ruwach” yang bermakna macam macam diartikan gereja: (51-12) Ciptakanlah hati yang murni bagiku, ya Allah, perbaruilah batinku dengan semangat yang tabah. (BIS). “”xwr ruwach” diartikan “semangat”.

Tanggapan: pada dasarnya ROH disana membicarakan agar Roh bekerja secara batiniah didalam Daud  dan itu tidak mudah karena Roh Tuhan hanya bias hinggap secara luaran kepadanya. Namun kalau kita bicara GEREJA itu sudah sangat berbeda, karena Roh Kudus sudah tinggal didalam hati setiap orang percaya. Artinya didalam Per. Baru, Roh itu bekerja didalam batin kita/hati kita untuk menguatkan kita, mempengaruhi jiwa kita untuk kuat dalam menghadapi segala masalah………jadi itu sudah sangat berbeda antara PL dan PB. Dan tentu saja gereja hidup (baca manusia) memiliki pengalaman masing2 hal pekerjaan Roh Tuhan didalam hatinya.

ZEM: Kalau alkitab sejauh itu menafsirkan kata Ruwach, maka tidak semestinya ada pengertian yang mengharuskan diri terkurung dalam sentiment gereja yang menyebut kata RUWACH menjadi Allah, tidak kemudian RUWACH menjadi “pneuma” lalu berarti Yesus.

Tanggapan: Anda sangat salah dan salah dan salah dan salah, nyawa is nyawa, ruwach is ruwach bukan roh dalam arti rohani.

ZEM: Itu sih namanya sulap yang dikenal mistik dalam dunia judi. menjadi 9, menjadi 72 menjadi 5,menjadi 8, wah hebat juga menjadi sebuah system tersendiri dalam merobah kata kata akar dalam pernyataan yang disandarkan pada Tuhan ?,”Ciptakanlah di dalam diriku hati yang baru dan bersih, ya TUHAN, yang dipenuhi pikiran yang bersih dan keinginan yang benar.” (FAYH), Lihat kata RUWACHdisini diartikan “Keinginan”. Apa tidak terlalu vulgar namanya ketika RUWACH itu Allah atau sebaliknya ?. Sebagai mana ucapan yohanes dalam kitabnya Gospel Yohanes. Sepertinya gereja gegabah memaknai Roh Allah itu Allah, karena dalam kesempatan lain gereja tak bersikokoh bersikap menetapkan kata Roh sebagai Allah. Lebih parah lagi kalau kemudian menyebut Roh itu Allah atauAllah itu Roh. Jelas sekali bahwa kalimat tersebut bahasa import dari keyakinan politheisme.

Tanggapan: seperti Kuda yang memilki nyawa, begitu juga manusia kalau hanya punya nyawa. Namun manusia memilki roh persoalannya apakah roh itu dihidupkan (bertuhan) atau tidak (ateis). Nyawa is nyawa dan roh adalah alat berkontak dengan Tuhan. Menyembah dengan roh dan kebenaran………….anda keliru bung……………..bersambung ke 3

Soal Wahabi: Kenapa Menara Tidak Dihancurkan…???


Kalau diperhatikan, nampaknya ada dua buah tema tulisan di Kompasiana yang mendapat tanggapan dan komentar sangat besar, bahkan garang, dan sering keluar dari ‘fatsoen’ akhlak yang baik. Banyak keluar emosi, caci maki, melecehkan, dsb. Tema pertama antara lain mengenai tema-tema yang menyentuh keberagamaan pemeluk agama lain, Kristen, misalnya sebagaimana  yang ditulis oleh Cak Zulkarnaen El-Madury yang berbicara mengenai Tritunggal dalam agama Kristen, yang mendapat komentar yang memprihatinkan. Tema, kedua adalah mengenai Wahabi, seperti yang ditulis oleh bocahndeso dalam tulisan pengenai peristiwa Priok dan Wahabi yang menganalisa soal rencana pembongkaran makam Waliyullah mbah Priok.
Saya ingin menilik sedikit mengenai fenomena Wahabi tersebut, karena cukup lama tinggal di Arab Saudi dan banyak membaca karya-karya ulama Wahabi serta kajian ilmiah mengenai hal tersebut. Dalam komentar terhadap tulisan bocahndeso tersebut, para komentator, terutama pengikut Wahabi yang tinggal di Indonesia, sebagaimana lazimnya selalu menggunakan kata-kata yang ’serem’, seperti memfitnah, syirik, dsb. (Apakah ulama salafussaleh tidak memahami hal tesebut. Nauzubillah). Kalau diperhatikan isi komentar mereka, rata-rata cuma ‘modal semangat’ tapi kurang pembacaan. Yang lumayan komentarnya mungkin yang datang dari mereka yang tinggal dan belajar di Arab Saudi.
Soal makam atau kuburan Wali Embah Priok yang menjadi ‘biang perdebatan’, walau sebenarnya hanya beda pendekatan saja. (Sedikit banget bedanya. Beda tipis dech…). Baginda Nabi dalam haditsnya memang pernah melarang ziarah kubur, bisa jadi pada masa awal penyebaran Islam, tapi kemudian beliau pun beliau membolehkannya dalam hadits yang lain. Kalau Imam Muhammad bin Abdul Wahab, membabat habis soal ziarah kubur itu, karena dikhawatirkan, akan menyimpangkan akidah seseorang. Tapi para ulama lain, membolehkannya dengan alasan sebagaimana dijawab oleh bocahndesa mengingatkan kematian, dan Nabi embolehkannya. (ingat, ucapan Umar bin Khattab, soal hajar Aswad, juga sama konteksnya dengan hal tersebut). Mestinya  persoalan yang sebenarnya tidak jadi persoalan besar dalam konteks pemahaman fikih, dan ada rujukannya dari Nabi.
Nah, saya cingin mencontohkan, bagaimana sikap Ulama Wahabi yang tidak konsisten terhadap bid’ah - tema yang juga pernah saya contohkan - dalam tulisan sebelumnya, dan juga ada kompasianer yang meminta saya menulis soal bid’ah tersebut, kendati saya segen-segenan. Soal yang sebenarnya masuk ke dalam bid’ah, dan tidak ada rujukannya, bahkan  dalam Al-Qur’an dan juga hadits Nabi, dan juga tidak dilakukan pada waktu Nabi hidup, yaitu soal ’MENARA‘, yang banyak dibangun bareng di Masjid.
Menara dalam bahasa Arab, terambil dari kata ‘Naar’, yang artinya api. Jadi, manaarat, dalam bahasa Arab, artinya adalah ‘tempat api’ atau ‘tempat meletakkan api’. Jadi, konsep menara dalam masjid merupakan pengaruh dari akidah Persia Kuno, Zoroaster yang menyembah api, yang termasuk syirik. Menara itu oleh penganut Musyrik Zoroaster dijadikan tempat api yang kemudian mereka sembah. Sebagai bagian dari fungsi budaya, menara tersebut diambil dalam bangunan Masjid sebagai tempat azan agar terdengar lebih keras dan jelas. Menara ini masuk ke dalam kategori ‘kearifan’ lokal Persia. Itu nalar para ulama yang berfikir non-bid’ah (Non-Wahabi) yang mengambil budaya lain sebagai bagian dari ‘agama’ selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Karena agama Islam dan budaya bagaikan dua sisi mata uang, dapat dibedakan tapi tak dapat dipisahkan.
Nah, aneh saja kan, kalu soal ziarah kubur diributkan karena bid’ah, kendati hanya perbedaan tipis saja. Lho kok ‘menara‘ yang jelas-jelas akar katanya menjadi ‘biang syirik’, penyembahan api, tidak diusik-usik. Kalau Ulama Wahabi konsisten, kan seharusnya menara yang terdapat di Masjidil haram, Masjid Nabawi, dsb, tersebut dihancurkan, sehingga masjidil Haram dan Masjid Nabawi tidak perlu pake menara. Tapi aneh kan, bahkan membangun masjid di kawasan baru dengan menara yang megah.  sisi inilah yang sering saya katakan sebagai ‘kurang pembacaan’, karena hanya menggunakan satu hadits doang (padahal hadits Baginda Nabi ribuan jumlahnya) yaitu ‘Kullu bid’atin dhalalah, wa kullu dhalalatin finnar’, semua bid’ah itu sesat dan kesesatan itu di neraka.
Jadi kenapa kok menara tidak dihancurkan saja sekalian karena bid’ah. Padahal kalau dibandingan antara ‘kuburan’ dengan ‘menara’, ‘Menara’ itu lebih syirik asal usulnya ketimbang makam.
Gak konsisten itu namanya…. cuma yang enak saja ditelan, yang gak cocok dibilang bid’ah…..capek dech….
Fahal min Muddakir…???

Senin, 24 Januari 2011

Konsep Monotheisme Dalam Kenabian Yesus



Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Jesus Kristus yang telah Engkau utus". Yohanes 17:3
TB           :Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
BIS          :Inilah hidup sejati dan kekal; supaya orang mengenal Bapa, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang diutus oleh Bapa.
FAYH     :Dan inilah cara memperoleh hidup kekal itu -- dengan mengenal Engkau, satu-satunya Allah Yang Benar, dan Yesus Kristus, yang telah Engkau utus ke dunia.
DRFT_WBTC       :Inilah hidup yang kekal itu: mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar. Dan mereka mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
TL            :Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka itu mengenal Engkau, Allah yang Esa dan benar, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.
KSI:        Inilah hidup yang kekal, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau sebagai satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Isa Al Masih yang telah Engkau utus.
DRFT_SB:             Ada pun demikian inilah hidup yang kekal, iaitu jikalau dikenalnya akan dikau Allah yang esa dan benar, dan akan Isa Almaseh yang telah engkau suruhkan itu.
BABA:   Dan ini-lah hidop yang kkal, ia'itu kalau dia-orang knal sama Bapa, ia'itu Allah yang satu dan yang betul, dan sama Isa Almaseh yang Bapa sudah hantarkan.
KL1863:   Inilah kahidoepan jang kekel, kaloe dia-orang kenal sama Bapa, Allah jang asa dan bener, dan sama Jesoes Kristoes, jang soedah Bapa oetoes.
KL1870  :Maka inilah hidoep jang kekal, kalau mareka-itoe kenal akan Dikau, Allah jang asa dan benar, dan akan Isa Almasih jang telah kausoeroehkan.
DRFT_LDK:          'Adapawn 'ini djuga 'ada kahidopan kakal, sopaja marika 'itu meng`enal 'angkaw 'Allah jang 'asa, dan benar, dan Xisaj 'Elmesehh, jang 'angkaw sudah menjuroh.
ENDE     :Dan hidup abadi ini, ialah: mengenal Engkau jang satu-satunja Allah benar, dan Dia jang Kauutus, Jesus Kristus.
Bila diperhatikan, ayat tersebut adalah ayat gambaran seorang Yesus sebagai utusan tuhan, membawa Risalah Tauhid atau penyembahan pada tuhan tanpa menyekutukannya. Sebab Yesus senidiri itu hanya sebagai pembawa ajaran Monotheisme itu dengan tanpa melibatkan diri kalau dia sebenarnya tuhan, sebagaimana menjadi keyakinan dalam agama trinitas.
 Yesus di sebut utusan, menunjuk pada pangkat seorang kurir Tuhan, penyampai risalah agung, penyembahan pada tuhan semata, dia tidak menunjuk Yesus mewakili diri-Nya menjabat predikat Tuhan, tetapi “Jesus Kristus yang telah Engkau utus" adalah suatu kepastian kedudukan seorang hamba yang bersahaja, tidak mengandung unsur unsur ketuhanan sedikitpun jua. Perkataan Yesus itu mengisyaratkan pada sikap hamba sahaya. Seorang hamba yang taat menjalankan perintah tuhannya, Allah yang mengutus Yesus.
Konsep Dakwah Yesus adalah menyuruh manusia beribadah kepada Allah Saja,  Tuhan yang mengutus Yesus, dan tidak ada perintah Tuhan agar mereka menyembah Yesus sebagai Tuhan, karena perbuatan itu termasuk pelanggaran ketaatan, dan penyangkalan akan nubuat Yesus yang dinabikan oleh Tuhan, bukan ditunkan oleh tuhan.
Yesus Menyatakan Kalau Tuhannya itu Esa, "Jawab Yesus (Isa as): "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, TUHAN ALLAH KITA, TUHAN ITU ESA" (Markus 12: 29). Ini bukti nyata, penyebutan TUHAN ALLAH KITA adalah cerminan keberadaan Yesus sama dengan umat lainnya, lalu diikuti dengan kata Tuhan itu Esa, adalah lebih menjelaskan Tuhan yang disebutkan Yesus sebelumnya, menjadi tujuan penyembahan Yesus dan umatnya dalam beribadah. Tidak ada kejanggalan sama sekali dalam kalimat tersebut yang menyiratkan ketuhanan Yesus, melainkan sekedar menyatakan bahwa Yesus dan umatnya memiliki satu tuhan, yaitu Allah.
Kalau di baca di PL (perjanjian lama):
"Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!" (Ulangan 6: 4).
“Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain, kecuali Aku tidak ada Allah". ( Yesaya 45:5)
Sangat mendyukung sekali, bahwa sejarah Tuhan itu tetap esa, sejak sebelum Yesus diutus, menggantikan utusan utusan lainnya. Pergantian posisi utusan menunjukkan mata rantai dari utusan utusan sebelumnya, bahwa ada perjalanan panjang para Nabi, yang kemudian diteruskan oleh Yesus sebagai Nabi pengganti nabi nabi lainnya, yang melanjutkan misi Taurat, yakni MONOTHEISME.
Kalau kemudian Yesus harus diangkat sebagai Tuhan, itu tentu karena faktor x yang terdapat dalam surat surat paulus.
Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah TELAH MEMBUAT YESUS, YANG KAMU SALIBKAN ITU, MENJADI TUHAN DAN KRISTUS." Kis. 2:36          
Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, SUPAYA IA MENJADI TUHAN, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup. Rm. 14:9        
Perjuangan Paulu menjadikan Yesus sebagai tuhan memang sangat meletihkannya, karena harus merintis  jalan lapang menuju ketuhanan yang di bangun oleh paulus. Ada mitos kultus dalam kisahnya, dengan sebuah target suksesnya membangun Tirani Keyakinan : “Yesus sebagai Tuhan” 

Untuk Siapa Agama Nazharat?


Pertanyaan yang perlu dijawab adalah Yesus itu dipersiapkan oleh Tuhannya sebagai utusan untuk bani Israel belakan, karena memang Israel itu sulit dilunakkan jiwanya, berturut nabi di utus untuk membangun kesatuan Israel lewat pentas keyakinan selalu menemui kegagalan. Hambatan utama para nabi menjalankan misi kerasulan di kalangan bani Israel, adalah karena bangsa Israel biasa hidup saling membangkang dan membelakangi. Sulitnya menyelesaikan kasus Israel inilah yang mendorong para nabi yang satu bangsa dengan mereka, gencar mengajak Israel bersatu dalam naungan keyakinan.
Sayang pecah belah kebangsaan dikalangan bani Israel tak terelakkan, perang antar sesama Israel terus berlangsung, saling merebut tahta Daud, istilahnya begitu. Itulah yang menjadi dasar mengapa kemudian Yesus itu dilahirkan dengan stempel kenabian, hanya karena satu tujuan adalah menyatukan bani Israel yang terpencar dan hilang dari satu ikatan, bukan sebaliknya seolah tuhan turun berpakaian manusia, bertindak sendiri di dunia untuk menyatukan bani Israel, betapa argumen seperti ini hanya menyiratkan kalau tuhan tidak mampu dan tidak percaya utusan sehingga harus turun sendiri dengan berwajah manusia. Tentu ini sangat menggelikan.
Kendati demikian memang perlu data akurat, untuk siapa agama Nazharat ini, ada berita alkitab yang menunjuk pada sebuah wilayah namanya Israel, sebuah wilayah di mana yesus dilahirkan dan dibesarkan, merupakan induk lahirnya ajaran Yesus, start dan finish penyebaran agama yang bersifat khususiyah, dan tidak bersifat terbuka pada bangsa bangsa selain Israel.
Murid murid Yesus hanya 12 orang, itu juga kata quran, tetapi dalam alkitab mereka disebutkan :Murid-murid Yesus (Isa as) antara lain Petrus, Andreas,Yakobus, Yohanes, Filipus, Thomas, Bartolomeus, Matius,Yakobus anak Alfeus, Tadeus,Simon, Yudas Iskariot diganti Matias (Mat 10:2-4, Kis 1: 15-26. 12 orang murid dan pengikut yesus menurut versi alkitab akhirnya   meninggalkan Yesus, karena ketakutan, sedang menurut versi al-quran 12 orang tersebut adalah taat, turut brsama sama Yesus, kedua belas tersebut menjadi kepanjangan tangan dari penyebaran agama Nazharat . Memang disebutkan oleh Al-quran, bahwa diantara pengikut  Nazharat itu, ada yang kafir terhadap kenabian Yesus dengan menyamakan kedudukan Yesus lebih tinggi dari nabi, ini disebut ingkar .
Dari 12 orang tersebut juga di perintahkan untuk tidak mengembangkan agama di luar batas Israel sebagaimana kata yesus sendiri di dalam alkitab PB,
Jawab Yesus (Isa as):"Aku diutus HANYA kepada domba-domba yang hilang dari UMAT ISRAEL.." (Matius 15:24 )
... Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena ROH KUDUS MENCEGAH MEREKA UNTUK MEMBERITAKAN INJIL di ASIA (Kis Rasul 16.6).
 Ini bukti kongkret, kalau alkitab tidak standar untuk manusia diluar bani Israel, sebab Injil ditetapkan sebagai kitab versi Israel dan hanya untuk mereka, tidak di benarkan melebar di luar  ketentuan tersebut. 
Penulis lebih cendrung menyebut agama Nazharat, karena sebab satu hal, yaitu Yesus di lahirkan di Nazharat, terlebih muncul kata kristen itu jauh setelah Yesus tidak ada, dan muncul dari anggapan orang belaka, bukan nama yang dipancangkan dari langit, kalau agama mereka itu kristen. Kata kristen itu lahir dari mulut orang orang sepeninggal Yesus:
"Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhia-lah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen" (Kisah Para Rasul 11: 25-26). Berdasarkan fakta ini lebih menjelaskan kalau Yesus tidak memberitakan agama kristen, tetapi ajaran yesus Mulanya adalah ajaran yang melarang paganisme dalam bentuk apapun termasuk larangan menuhankan yesus.
 Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ. Mat. 14:23
Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa." Mat. 26:36
Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku berdoa." Mrk. 14:32      
Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit Luk. 3:21       
Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Luk. 6:12           
Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: "Kata orang banyak, siapakah Aku ini?" Luk. 9:18        
Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa. Luk. 9:28              
Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya." Luk. 11:1             
Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. Luk. 11:2    
Dalil dali tersebut menggambarkan kalau Yesus butuh pertolongan tuhan, tergantung pada tuhannya dalam segala hal, sehingga yesus harus mengiringi misinya dengan doa. Sekaligus menempatkan Yesus itu manusia biasa yang sangat membutuhkan pertolongan tuhan setiap saat. 

Rabu, 01 September 2010

Laskar Kristus Mengepung Indonesia

Makna Kritenisasi
Kristenisasi adalah sebuah gerakan keagamaan yang bersifat politis kolonialis, Imperialis. Muncul akibat kegagalan perang salib sebagai upaya penyebaran agama Kristen ke tengah-tengah bangsa-bangsa di dunia ketiga, terutama di tengah-tengah orang islam. Sasaran utamanya mencengkram kekuasaan terhadap bangsa-bangsa tersebut. Kristenisasi lahir sebagai gagasan dan aksi dogmatis untuk tujuan tujuan mendombakan manusia dalam gembala Yesus lewat berbagai aksi dan demontrasi sosial, menyuguhkan agama dengan cara cara licik atau tipu daya, berupa bingkisan iman kristiani. Kaum Sending selalu mengedepankan pendekatan imperes, melalui senarai kehidupan masyarakat sasaran Kristenisasi.
GAGASAN KRISTENISASI
Kristenisasi melahirkan sikap sikap anti terhadap perdamaian, dengan melagukan perdamaian semu menurut alkitab, melalui penyulingan jiwa manusia besar besaran melalui keyakinan “penumpahan darah Yesus”. Tentunya tidak sekedar dongeng mengerikan d ri sebuah jaman yang penuh tantangan, masih ada manusia yang berpikir mundur, tidak pernah terlintas untuk menobatkan ajakan menyayangi agama dengan sopan santun dan ilmiah. Masih tenggelam dalam sikap sikap Imperialisme sejati, seperti menebarkan kebencian terhadap suatu agama melalu metode “CACI MAKI”. Dorongan dan ajakan masuk agama Kristen melalui suatu nalar paling nakal dikemukan oleh banyak kalangan Gerejani:

Ery Prasadja, Dekan Akademi Institute for Community and Development Studies
(ICDS), dalam buku "Transformasi Indonesia" "Penginjilan, penjangkauan
jiwa baru (pemurtadan) dan perintisan jemaat tetaplah menjadi misi dan
tanggung jawab gereja, --tetapi gereja memiliki misi dan tanggung jawab yang
lain, yaitu menghancurkan sistem dan struktur yang jahat, sistem dan
struktur yang berdosa tersebut harus dihancurkan tanpa menunggu pimpinan
negara dan seluruh rakyatnya bertobat kepada Tuhan Yesus Kristus— ini adalah
tugas gereja."….

Suatu doktrin gereja dalam melumpuhkan karakter berpikir ilmiah tentang sebuah agama, diperankan dalam penginjilan dengan kerinduan yang membahayakan orang lain, illustrasinya bahwa ajakan murtad seperti kutipan tersebut merupakan suatu tuntutan pengejawantahan misi kristenisasi tanpa menunggu pluit penguasa, kalau perlu merusk system yang ada, karena mereka semua yang ada dinegri ini selain pengikut Kristen dianggap orang berdosa. Ini miri konsep Freemansonry, atau misi agama ini sedang menebar badai permusuhan dengan merusak segala tatanan kehidupan, seperti dituturkan.dalam Iman Freemansonry.

Tambahnya:

Dalam buku "Meraih Kemenangan di Daerah Musuh", Pdt. Dr. Larry Keefauver,
menjelaskan tentang kunjungan Peter Youngren bersama *Global Harvest Force*-nya
ke beberapa negara mayoritas non-Kristen –Asia (termasuk Indonesia), Afrika,
dan sebagian Eropa) dan melaksanakan Festival Yesus. Mereka bertujuan
mendobrak pertahanan jendela 10/40, yaitu pertahanan setan (Roh Kuasa
Gelap). Dalam buku tersebut dengan berani mereka terus melakukan
gerakan-gerakan terbuka di daerah yang umatnya masih mayoritas berdosa
(belum jadi Kristen).

Sama sekali tidak mencerminkan arti sebuah bangsa, tetapi gambaran eskalasi puak puak keagamaan, karena setiap orang yang berbeda dengan Kristen dianggap kuasa gelap, pertahanan setan, ini bentuk rasisme baru yang dibenturkan oleh kristen, termasuk kekuasaan kekuasaan diluar keyakinan Kristen . Bukan main upaya pelestarian budaya kristenesasi oleh misionaris kristen dalam menerobos cagar keimanan orang lain, terkesan sangat arogan dalam mempelopori aksi aksi pemurtadan diberbagai belahan dunia. Sepertinya umat selain Kristen adalah manusia manusia berdosa yang tidak akan diampuni kecuali datang kedalam genangan darah Yesus, baik dalam keadaan terpaksa atau karena kemauan sendiri.

“Demikian juga bisa diperhatikan pernyataan Robert S. Speer –dikutip oleh AWF
Idenburg— untuk membela politik pengkristenan terhadap dunia Islam terutama
di Indonesia, Idenburg (Gedenkboek ARP, 187, 8, p. 220) menyatakan, "Pilihan
untuk dunia bukanlah Muhammad dan Kristus. Tapi hanya Kristus. Kristus atau
hancur dan mati. Islam (yaitu penyerahan kepada Tuhan) yang seharusnya
adalah menyerahkan diri kepada Kristus. Baru boleh bicara tentang hidup dan
merdeka."

Pilihannya adalah maju mati, mundur mati, adalah sebuah klimak dari sikap iman Kristen dalam upaya mewujudkan “KAUM YESUS dan PERADABAN BARBAR” atas dasar stigma negative terhadap prilaku lain diluar agama Kristen. tentu akan memilih yang pertama untuk mewujudkan harga agama yang dideklarasikan di Antiokhia. Kendati babak akhirnya harus menumpahkan darah orang banyak diluar keimanan agama ini. Bukan otopis perorangan tentunya, melainkan rencana matang kaum fundamental Kristen yang tidak mau disebut pengecut dalam mempromosikan agama. Kemerdekaan yang dirasakan bangsa ini dalam mata mereka bukanlah kemerdekan yang sebenarnya, kecuali setelah Indonesia jatuh kepangkuan Kristen, Bandingkan dengan Gagasan Khilafah Islamiyah yang dibenturkan dengan terorisme oleh tokoh tokoh kristen, bukan tidak mungkin menyiratkan sebuah teori untuk mengubur Islam Indonesia.

Peras otak dikalangan tokoh tokoh Kristen untuk tujuan pemurtadan tidak bisa dianggap enteng, usaha mereka mendekati kaum muslim di Indoensia dengan sikap keji adalah cara cara menjijikan, dapat pula disebut tantangan perang terhadap Islam. Sekalipun mereka minoritas di Indonesia, tetapi merupakan kelompok yang menggunakan perangkat kroninya yang ada di luar negri.

WAKTU NYA MEREKA BERTINDAK

{Dr. Bambang Widjaja, Gembala Sidang Gereja Kristen Perjanjian Baru, dalam
buku "Transformasi Indonesia" menjelaskan, "Sebab apabila kita berbicara
tentang tuaian, kita sedang berbicara tentang suatu periode, suatu kurun
waktu. Tuaian merupakan suatu periode, artinya ada batas awalnya dan ada
batas akhirnya. Bila batas awal belum tiba, kita tidak akan memperoleh
hasil tuaian yang maksimal. Sedangkan apabila batas akhir terlampaui, gandum
yang tidak tertuai, akan membusuk di ladang."

Pdt. Dr. Yeff Hammond, Pemimpin Gerakan Sekota Bedo dalam buku yang sama
menyatakan, "Hal-hal yang sama juga sedang terjadi di Indonesia sehingga
kita perlu mengambil langkah-langkah iman dan meyakini Kuasa Tuhan untuk
memulihkan, memberkati, bahkan mentransformasikan bangsa Indonesia supaya
semakin bertumbuh. Fokus pada tahun 2005 sebagai tahun tuaian dan tahun
2020 sebagai tahun penggenapan Amanat Agung di Indonesia berangsur-angsur
berubah dari impian menjadi realitas."}

Gambaran luar biasa dari kaum gerejani dalam menuturkan gerak oprasionalnya tuk menggapai target sesuat waktunya. Tertulis atas rencana matang mereka dalam mengepung muslimin di Indonesia melalui target waktunya, awal dioprasikan mesin pembunuh Iman Islami, hingga batas akhir sebagai kesimpulan akhir perjuangan memurtadkan mayoritas muslim, apakah berhasil atau tidak. Menurut mereka tergantung dari kemapaman dan kematangan usaha dalam segali aksi aksi pemurtadan yang terang terangan atau terselubung. Fantastis, bisa diluar dugaan Islam, bila gerak gerak semu dan gerak pasti mereka mencapai tujuan. Indonesia ini akan menjadi lautan salibiyah. Tetapi sebaliknya akan membusuk diladang ( akan terjadi caos) bila usaha usaha mereka tidak mengubah pendirian Islam Indonesia sebagai penganut Keyakinan Risalah Nabi Muhammad Shallallahu’alai Wasallam. Batas waktu terfokus di tahun 2005 sebagai tahun tuaian ( total usaha mereka memurtadkan kaum muslimin ) dan tahun 2020, sebagai akhir batas waktu Indonesia Menjadi “Kristen Raya”. Yang disebut dengan Istilah mereka “sebagai tahun penggenapan amanat Agung”..Terobosan terobosan kristenisasi oleh laskar Kristus dibangun diatas keyakinan Amanat Agung, berdasarkan fakta tertulis dalam alkitab, tentunya mengandung konsekwensi wajib ditunaikan, demi tercapainya maksud dan tujuan berdasar waktu yang telah diundang undangkan oleh mereka dalam keputusannya.




{Pdt. Dr. Bambang Widjaya, Gembala Sidang (Pimpinan) Gereja Kristen
Perjanjian Baru, dalam buku "Transformasi Indonesia" menulis, "Berbagai
masalah datang bertubi-tubi tanpa henti. Tidak heran masyarakat menjadi
masyarakat yang kelelahan. Lelah karena menanggung masalah yang berat.
Selain itu, mereka juga tidak tahu apa yang harus mereka lakukan alias
masyarakat yang sedang panik. Dan, yang lebih parah, mereka juga tidak tahu
ke mana mereka harus mencari pertolongan. Itulah keadaan dari masyarakat
yang lelah dan telantar. (Keadaan cocok dengan gambaran Mathius 9: 35-38)



Bukankah keadaan itu yang sedang dilewati oleh bangsa kita? Kegelapan moral
dan depresi ekonomi yang berat? Masyarakat yang lelah dan telantar? Ya,
itulah sebabnya saya tidak merasa terlalu berlebihan untuk berkata bahwa
Indonesia *siap menghadapi tuaian (pemurtadan) yang besar.* Indonesia Siap
Mengalami Transformasi."} dikutip dari buku transformasi Indonesia

Bila ditarik pengertiannya:

1. Kondisi masyarakat Islam menghadapi masalan Interen, Alerginya sebagian masyarakat Islam terhadap dunia Politik, dan Politik Islam yang pecah belah memang terasa pada Tahun 2005, dan suara yang tidak dominan, dan Orang orang Islam yang berpikiran Pragmatis nasionalis, tokoh tokoh Islam yang tidak menghendaki berdirinya partai Islam, seperti munculnya PAN (komunitas Muhammadiyah, PKB (Komunitas NU), sebagai partai terbuka dan pengembosan partai partai Islam telah melahirakan inspirasi kristen bahwa, kaum muslimin telah goyah dalam memegang prinsip Islam. Tidak bisa disatukan dalam suatu persepsi agama yang disebut “UKHUWAH ISLAMIYAH”. Kesibukan kaum muslimin menciptakan jalan jalan alternative terhadap bangsa ini dinilai sangat menguntungkan mereka.

2. Kaum muslimin disebut juga sebagai masyarakat yang Lelah dan Panik, masyarakat yang mulai terpisah dari keyakinan agama sepenuhnya, lebih memilih memikirkan perut, sehingga tidak memungkin perduli terhadap agamanya. Keluh kesah kelaparan dan sulitnya mencari kerja dalam kelurga keluarga muslim, hirup pikuk keterlantaran dimana, kemerosotan ekonomi dan hancurnya system tolong menolong dalam tubuh muslimin dinilai sebagai lahan paling menguntungkan untuk digarap untuk menjad domba domba gembala gerejani.

3. Kegelapan moral, mungkin tepatnya disebut amoral, manusia yang tidak bermoral, sesame Islamnya saling tuduh menuduh, saling gontokan, saling jotos, saling bantai, persaingan politik yang mengundan petaka, akibat arus demokrasi. Melebarnya jaringan penyesat ajaran agama di Indonesia, mulai dari ahmadiyah, Lia Eden, Ahmad Moshaddiq, dan JIL (jaringan islam libral), suku suku yang teraduk aduk, pertikaian antar suku merupakan tuian Kristen yang memang sangat diharapkan, yang tentu saja dinilai bahwa bangsa ini (mayoritas Islam), depresi, panic, tidak tahu arah, kemana harus mencari pertolongan. Disini Kristen berusaha menempatkan sebagai dewa penolong dan berusah menghutangkan jasa sehingga lahir anggapan bahwa Kristen sangat berjasa, dan yang pasti akan ada balas jasa, murtad dari Islam.

Sasaran Utama Dalam Pemurtadan

(Ir. Drs. Bonar Simangunsong, Msc. SE. seorang tokoh Kristiani dalam Majalah
Kristen "Spirit", edisi 014, hal. 9, Thn. 2003, menyatakan, "… Maka tidak
mustahil umat Allah (umat Nasrani) akan tampil beda dengan orang lain (umat
lain), menjadi berkat untuk orang lain, bahkan memimpin
pemerintahan,,perusahaan, pendidikan, dan
,posisi-posisi kunci, yang pada akhirnya semuanya itu dipersembahkan untuk
kemuliaan Allah.")…

Kesatuan gerak dalam sepak terjang kretenisasi ini tercermin dalam kalimat “Tidak mustahi dan seterusny….” Dengan sasaran yang jelas. Tertumpu pada titik Sentral dan sub sub kegiatan bangsa, seperti merebut kepemimpinan Tertinggi dalam pemerintahan (yang tentu saja di tiupkan oleh musuh musuh Islam, wacana presiden Kristen lewat genta demokrasi), menguasai seluruh perusahan, yang dipastikan sangat dibutuhkan oleh sebagian tenaga kerja dari kaum mulimin dan peluangnya untuk dimurtadkan lebih besar pula. Menguasai seluruh sector pendidikan sehingga bisa merobah corak pendidikan, disamping posisi posisi paling stretegis dalam ruang lingkup kekuasan, diantara seperti Departemin Agama, peran paling mentukan merubah haluan umat Islam. Suatu yang tidak mustahil untuk terjadi kalau umat islam tertidur dalam benturan benturan dan perpecahan, serta tidak mau duduk bersama menuntaskan masalah masalah intern umat itu sendiri.

{Selanjutnya Dr. Iman Santoso, Koordinator Komite Pengarah Jaringan Doa Nasional, dalam buku "Transformasi Indonesia" menjelaskan, "Apakah sebenarnya kota itu?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kota paling sedikit mempunyai dua
dimensi arti, yaitu kota sebagai daerah permukiman atau kota sebagai pusat
kegiatan seperti pemerintahan, ekonomi, kebudayaan, dan sebagainya.
Kota-kota dan transformasi dalam bidang-bidang kategorial seperti anak,
remaja, pemuda, mahasiswa, wanita, pengusaha, dan lain-lain}

Rumusan sang dokter ini tentu tidak sekedar kelakar dunia tulisan, tetapi sikap kekompakan gereja untuk tuian (pemurtadan) dalam suatu kurun yang ditetapkan sebagai kurun tuian, kurun meraih hasil usaha, demi amanat agung yang menjadi landasan terbangnya. Landasan menuju distinasi pencapaian Transformasi Indonesia. sebagai contoh, bagi kalangan kampus, mereka telah mendidik para
mahasiswa/i Kristiani untuk melakukan gerakan penginjilan di lingkungan
Mahasiswa. Salah satu bukti buku diklat penginjilan dalam kampus

Ungkapan yang paling menarik dalam aksi pemurtadan bisa dibaca dengan seksama

”Bangsa kita saat ini sedang dalam keadaan yang sangat genting, dan Tuhan ingin kita mengerti hal itu. Kesabaran Tuhan tinggallah sedikit, dan kita sebagai gereja harus peduli akan bangsa ini, jika tidak bangsa ini akan mengalami kehancuran. Dalam sisa waktu ini kita harus bergegas. Ada sesuatu yang Tuhan ingin agar kita lakukan. Yakinlah bahwa Tuhan tidak menginginkan bangsa Indonesia hancur. Namun, syaratnya hanyalah satu, yaitu Tuhan harus menemukan umat-Nya di negeri ini, yang percaya dan yang memberi hidupnya bagi Indonesia. Alkitab mengungkapkan bahwa Tuhan mencintai semua bangsa dan ingin agar mereka semua menyembah-Nya.” (buku transformasi hal. 49).
Seluruh bangsa harus masuk dalam barisan kristus, beribadah menurut cara cara mereka dan satu visi keimanan dengan mereka. Keadan genting bangsa menjadi tumpuhan perhatian kaum gerejani dalam menyatukan bangsa dalam konsep trinitas. Seolah naungan gereja adalam rimbunan kesejukan yang bisa memadukan hati manusia dalm bingkai keyakinan trinitas. Suatu gambaran telaah gereja terhadap Islam di Indonesia bukan lagi sebagai sahabat bangsa, tetapi musuh yang harus ditaklukan diatas satu titian Trinitarian. Memungkinkan setiap orang Kristen dalam program geraja, ikut dan turut serta memainkan peran dalam mempengaruhi kaum Muslimin, terutama kalangan terpelajar dan yang membidangi secaara khusus teoligi Trinitarian untuk bersama menggiring massa Islam bersatu dalam keimanan ketuhanan Yesus.
Dr. W.B. Sidjabat, dalam bukunya, Panggilan Kita di Indonesia Dewasa Ini, juga menyebutkan hambatan misi Kristen dari kaum Muslim Indonesia:
“Saudara2, kenjataan2 jang saja telah paparkan ini telah menundjukkan adanya suatu tantangan jang hebat sekali untuk ummat Kristen… Dalam hubungan ini saja hendak menundjukkan kepada ummat Kristen bahwa sekarang ini djumlah jang menunggu2 Indjil Kristus Jesus djauh lebih banyak daripada djumlah jang dihadapi oleh Rasul2 pada abad pertama tarich Masehi… Pekabaran Indjil di Indonesia, kalau demikian, masih akan terus menghadapi “challenge” Islam di negara gugusan ini… Seluruhnya ini menundjukkan bahwa pertemuan Indjil dengan Islam dalam bidang-tjakup jang lebih luas sudah “dimulai”. Saja bilang “dimulai”, bukan dengan melupakan Pekabaran Indjil kepada ummat Islam sedjak abad jang ketudjuh, melainkan karena kalau kita perhatikan dengan seksama maka “konfrontasi” Indjil dan Agama2 di dunia ini dalam bidang-tjakup jang seluas2nya, dan dalam hal ini dengan Islam, barulah “dimulai” dewasa ini setjara mendalam. Dan bagi orang2 jang berkejakinan atas kuasa Allah Bapa, jesus Kristus dan Roch Kudus, setiap konfrontasi seperti ini akan selalu dipandangnja sebagai undangan untuk turut mengerahkan djiwa dan raga memenuhi tugas demi kemuliaan Allah.”.
Ketara sekali permusuhan mereka terhadap Islam, sehingga menyebut islam sebagai tembok hambatan dalam misi kristenisasi, Sejak abad ketujuh, telah ditabuh gerakan mendalami Islam dengan penyebaran pekabaran Injil kepada Umat Islam sebagai ladang garapan mereka, bahkan dalam salah satu tulisan pendeta lainnya umat Islam disebut padi yang sedang menguning siap untuk dituai. Dijaman Pak Harto berkuasa, Kristen menggunakan tangan tangan kekuasan untuk merombak keyakinan bangsa sebagaimana Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) 2000-2005, Natan Setiabudi mendefinisikan Transformasi dengan Trio RMS (Radius, Mooy, Sumarlin) di bidang ekonomi beragama Kristen (Transformasi Indonesia). Yang disebut merupakan kesempatan paling menyenangkan dan menggairahkan menancapkan SALIB di Indonesia. Bahkan kekecewaan mereka menjadi bukti ketika pak harto mulai merangkaul Islam, terutama setelah lahirnya ICMI. (waktu Suharto melirik kelompok lain, kelompok tersebut menuding bahwa dua kelompok (Kristen dan China) adalah biang keladi segala persoalan yang ada.” (. Tansformasi Indonesia hal ,45). Lanjutnya: ”Tugas gereja sebagai satu organisme yang telah ditebus oleh darah Kristus adalah meneruskan karya salib bagi banyak manusia yang diciptakan dan dikasihi-Nya, yaitu mereka yang bukan saja belum menerima Kristus sebagai Juruselamat pribadi mereka, melainkan juga mereka yang tertindas dan diperlakukan tidak adil… Dalam hal ini, gereja adalah alat yang dipilih Tuhan untuk menjadi agen transformasi.” (Tranformasi Indonesia hal. 73-74). Menumpang kata “diperlakukan tidak adil”, pastilah maksudnya kaum marginal, pemulung, pedagang kaki lima, para jelata, kaum buruh, petani petani tradisonal yang tertindas hutang, para pengemis dan kaum nelayan yang hidup susah di pantai. Terlebih pantai menjadi lahan strategis untuk menghancurkan aqidah Islam, melebur kaum muslimin MENYATU DALAM SERDADU SERDADU YESUS.
ANAK ANAK MARIA MENGEPUNG INDONESIA
1. Pendeta Muhammad Ali Markus menyusuri pesisir pantai Madura,(Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan) mengaku habib, mengaku temannya Habib Riziq, mengaku bersama Ja’far, membodohi masyarakat Islam Madura, termasuk juga membodohi Kristen sendiri dengan cerita cerita : INILAH CERITA DUSTANYA: Berhaya tentang Sumur Zamzam ada di Madina ( lucu, sumur Zamzam kan di Mekkah bib palsu), mengaku sebagai pejuang di Afghanistan, mengaku bersama ustad ja’far di ambon , sebuah bualan dusta besarnya terekam dalam VCD yang disebar luaskan di Madura. Selain itu juga Pendeta Sapto Edhi Mantan Preman dan Pembunuh adalah Pendeta Paling Radikal ketika melakukan penghinaan terhadap Islam. Ini lagi Kerjaannya Kristen, Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep, Madura, Jawa Timur, berencana melakukan koordinasi dengan polisi terkait penyebaran buku dan video compact disk (VCD) yang melecehkan ajaran Islam di wilayah tersebut. Ketua MUI Sumenep, KH A Shafraji menjelaskan, Jumat, pihaknya telah menerima laporan dari Pengurus MUI Kecamatan Pasongsongan tentang adanya penyebaran buku dan VCD yang melecehkan ajaran Islam di dua desa, yakni Desa Soddara dan Panaongan. (itulah aksi Kristen di Madura)

2. Pendeta Edhie Sapto dan blog Bellarminus Bekasi, menghujat Al-Quran diluar batas, dengan blognya, “ Habisi Islam di Indonesia”, dia seorang Kristen, mantan pembunuh bayaran…pantas aja sikapnya ngawur, dibekasi dia bukan saja mencari masalah , bahkan Midras Tilmiddimnya menjadi media memaki maki Islam.

3. Kristenisasi di Sampang, oleh Sapto edhi juga, mengaku tidak memaksa, tetapi penghujatannya diluar batas kewajaran, lewat Midras Tilmiddim pula,
Kajian perbandingan agama yang dituangkan di Midrash Talmiddim, sarat pelecehan terhadap Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, misal?nya: menyatakan Allah dalam Al-Quran itu tidak memberi ampunan (tidak Maha Pengampun) dan membiarkan orang yang sesat dalam kesesatan (tidak memberikan petunjuk); memfitnah Nabi Muhammad dengan tuduhan pernah jadi orang kafir karena pernah beribadah dengan cara semedi di goa; Muhammad adalah seorang pemarah yang membuat ayat Al-Qur?an untuk melampiaskan kemarahan kepada orang Yahudi; Nabi Muhammad tidak memiliki mukjizat; dll. Tentang Edhi Sapto, korbanya
Heryanto, salah seorang korban yang berasal dari Manado mengalami berbagai siksaan akibat menolak masuk Kristen. Ia sempat disiksa, ditelanjangi dan dikunci dalam kamar tanpa diberi makan dan minum beberapa hari. Karena tetap bertahan dalam Islam, Edhie mengancam Heryanto dengan menyatakan bahwa dulu dia adalah preman dan pembunuh. Tak lama kemudian, markas pemurtadan Edhie Sapto digerebeg oleh FBUI bekerja sama dengan FAKTA, Brigade Ababil, MUI dan warga setempat. Aparat kepolisian dan kelurahan tak ketinggalan ikut mengamankan pendeta ini. Setelah ketangkap basah, maka Edhie menyerahkan penghuni gelap di yayasannya kepada Panglima Brigade Ababil, KH Sulaiman Zachawerus (3/5/2002). Lalu masih pantaskah Kristen disebut membawa damai, damai untuk siapa ?

4. Peristiwa sampit berangka dari antara agama dan kesukuan, dominasi Kristen dayak , senandung para politisi Kristen yang memanghendaki Orang Madura hengkang dari Kalteng. Di kalimantan Tengah orang-orang-dayak ini banyak bekerja sebagai pegawai Pemda dan Politisi Kalteng, mereka sangat militant dalam keyakinan agama Nasrani mereka. Sikap diskriminatif terhadap pegawai muslim pun sering terjadi…

5. Pantai Selatan Pulau Jawa Menjadi Target Kristenisasi , Mulai dari Malang Selatan, Blitar Selatan, Yogya Selatan, hingga puncak selatan paling barat dari pulau jawa, menjadi sarang penyamun iman Kristenisasi

6. CahayaTV ?atau apapun namanya? bakal tampil menjadi andalan proyek misionaris dengan target ratusan juta warga berbahasa Indonesia dan Melayu. Ini akan bersinergi dengan proyek-proyek James T Riady sebelumnya, seperti pembangunan sekolah-sekolah Kristen di daerah miskin dan terpencil. Melalui Harvest International Curriculum (HIC), mereka sedang menyiapkan 200 ribu pastor dan pekerja misionaris yang siap bergerilya memurtadkan jutaan Muslim Indonesia.

7. Acara bazar dan pembagian sembako ternyata berubah menjadi kegiatan kebak-tian, serta berbagai ibadah Kristen padahal ribuan orang yang hadir dalam acara itu kalangan umat Islam terutama ibu-ibu dengan berbusana Muslimah datang dari berbagai daerah, seperti Muara Gembong, Cabang Bungin, Pekayon, Jakarta, dan Tangerang.
Peristiwa naas tersebut terjadi pada Sabtu (1/12/2007). Saksi dari Muara Gem-bong menyatakan, Lurah Muara Gembong mengajak warganya untuk mengikuti bazaar dan pembagian sembako di Galaxi. Mereka tidak tahu bahwa sebenarnya acara tersebut merupakan rangkaian peresmian gereja, sehingga berangkatlah sekitar 1200-an ibu-ibu dan anak-anak dengan menyewa 21 bus.Karena semua mendengar nyanyi-nyanyi haleluya dan pendeta berkoar-koar lalu rombongan saksi tadi merasa tertipu sehingga meminta pulang. Lalu rombongan melaksanakan shalat maghrib di masjid terdekat, kemudian pulang. Saksi tadi pun menyatakan Kepala Desa Lenggah Sari dan Jaya Sakti desa-desa lain di Muara Gembong ikut acara itu.

8. Kasus ini terjadi di Jakarta. Misionaris yang satu ini, menyamar dengan menggu-nakan jilbab dan mencari mangsa di Masjid Istiqlal. Salah satu korbannya adalah Endah. Setelah berkenalan Endah hanyut mende-ngar omongan 'muslimah' itu. Pertemuan terus berlanjut sampai Endah kuliah di Ma'had Al-Hikmah Jakarta Selatan. 'Muslimah' itu seringkali mendatangi Endah di Ma'had. Mereka sering kumpul dengan beberapa orang, seperti halnya sebuah pengajian.
Mulanya, materi yang disampaikan dalam pengajian itu tidak ada yang berma-salah. Namun lama-kelamaan menyimpang. Tidak lagi berpandangan positif terhadap Islam. Bahkan sering kali memfitnah Allah, Islam dan Rasul-Nya.

9. Pemerkosaan. Khairiyah Anniswah alias Wawah, siswi MAN Padang, diculik dan dijebak oleh aktivis Kristen. Ia diberi minuman perangsang lalu diperkosa. Setelah tak berdaya, ia dibaptis.
Penculikan. Linda, siswi SPK Aisyah Padang, diculik, disekap, dan diteror secara kejiwaan supaya murtad ke Kristen dan menyembah Yesus Kristus.

10. Proyek ini bertujuan “mewujudkan Kerajaan Allah di bumi Parahyangan menyongsong abad XXI”. Menurut Hendrik Kraemer, peneliti dan penginjil dari Belanda, Jawa Barat adalah wilayah “paling gelap” di Indonesia dan sangat tertutup bagi Injil. Karena itu aktivis DWM bertekad, “Kita harus merebut tanah Pasundan bagi Kristus.”

Yerikho 2000 juga digerakkan di Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Pusat kegiatan DWM berada di kawasan Rawamangun (Jakarta Timur) dan Tangerang (Banten).

11. Ini hanya sebagian kecil dai gerak Kristenisi yang Jelas berbagai cara dipakai untuk menghancurka Islam di Indonesia.

Warning: Jagalah dirimu dan keluargamu dari Api Neraka (kristenisasi ) yang mengintai, dima saja anda berada !!!!!!!!